BANDUNG –
**Borneonews - Cianjur**, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, aktif melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit serangan jantung serta langkah-langkah pencegahannya. Salah satu pendekatan yang diutamakan adalah penerapan *Perilaku Hidup Bersih dan Sehat* (PHBS) dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr. Yusman Faisal, menyampaikan bahwa momen Hari Jantung Sedunia dijadikan kesempatan emas untuk menyebarkan informasi terkait penyakit jantung kepada masyarakat. Terutama pentingnya pemahaman mengenai cara-cara pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat menghadapi serangan jantung. "Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit ini sering kali dapat dikenali sejak dini melalui pemeriksaan kesehatan reguler di fasilitas layanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas dan rumah sakit," jelasnya. Sebagai bagian dari upaya pencegahan, masyarakat disarankan untuk mengikuti PHBS, yang mencakup menjaga pola makan yang sehat, rutin berolahraga, serta menghindari kebiasaan buruk seperti merokok yang berpotensi memicu serangan jantung. Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di setiap puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) di daerah masing-masing. Layanan ini tersedia setiap hari kerja, serta ada pula layanan kesehatan dari dokter yang bisa langsung dikunjungi di rumah pada akhir pekan. "Melalui berbagai inisiatif ini, pemerintah daerah berupaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur, khususnya dalam sektor kesehatan. Hal ini bertujuan agar warga tidak kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan," tambah dr. Yusman. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa puskesmas pada akhir pekan tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat, untuk memudahkan mereka dalam memeriksakan kondisi kesehatan tanpa perlu ke rumah sakit yang jauh. Dr. Yusman juga mencatat bahwa saat pergantian musim, penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi salah satu jenis penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar masyarakat tetap waspada dan rutin melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang tersedia. "Masyarakat di seluruh wilayah Cianjur diimbau untuk berhati-hati selama pergantian musim, karena bisa menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit, termasuk yang bersifat menular," ujarnya. Pada musim tertentu, seperti saat musim hujan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu yang perlu diawasi. Sedangkan pada musim kemarau, masyarakat harus lebih waspada terhadap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). ANTARA