**Borneonews - Bekasi**, Kepolisian mengungkapkan bahwa keberadaan tujuh jenazah yang ditemukan di kawasan sekitar Kali Bekasi diduga memiliki keterkaitan dengan pengaruh minuman beralkohol. Temuan ini berasal dari kegiatan yang berlangsung di Jalan Cipendawa, dekat bedeng atau gubuk yang berada di depan sebuah pabrik semen di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (21/9) malam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh, menyatakan bahwa informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa saat kejadian, kelompok remaja berkumpul di lokasi tersebut untuk mengonsumsi *alkohol*. "Di tempat itu, terdapat aktivitas minum-minuman beralkohol, dan ada indikasi juga bahwa ada senjata tajam yang ditemukan di lokasi," ujarnya dalam keterangan yang disampaikan.
Audy menjelaskan saat pihaknya melakukan penyelidikan, mereka menemukan sekitar 30 kendaraan roda dua serta banyak orang yang berkumpul di lokasi tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, diperkirakan ada sekitar 60 orang yang berada di tempat tersebut saat kejadian.
Sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota mendatangi lokasi. Melihat kedatangan petugas, para remaja yang ada di situ panik dan melarikan diri ke arah perumahan warga. Beberapa di antara mereka bahkan melompat ke Kali Bekasi untuk menghindari penangkapan.
"Menurut keterangan saksi, sekelompok remaja melompat ke Kali Bekasi sementara sebagian lain tidak berani melakukannya karena kondisi yang gelap serta sulit," tambahnya. Akibatnya, beberapa remaja berhasil diamankan oleh tim yang melakukan penindakan tersebut.
Tim Perintis Presisi berhasil menangkap 22 orang, dan mengamankan barang bukti berupa 21 bilah senjata tajam, 30 unit sepeda motor, serta 8 unit ponsel. "Barang bukti ini akan kami proses lebih lanjut dalam tahap penyelidikan. Kami akan berkolaborasi dengan berbagai profesi untuk memperoleh hasil yang akurat," paparnya.
Proses penyelidikan ini dilakukan secara rigor, dengan mengedepankan teknik *scientific crime investigation*. "Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan fakta-fakta yang terjadi dalam kasus ini dengan cara yang akuntabel," tambahnya.
Di tempat kejadian, pihak kepolisian sebenarnya tengah melakukan patroli untuk mencegah terjadinya tawuran. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Dani Hamdani, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan mengenai upaya pembubaran tawuran yang berlangsung pada malam itu.
"Kami sedang melakukan pencegahan tawuran, dan pada saat itu, anggota kami aktif melakukan tindakan di lokasi," jelas Dani. Ia menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan kebenaran informasi yang ada dengan memeriksa sejumlah individu yang berhasil diamankan.
"Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk menanyai beberapa orang yang telah dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota," pungkasnya.
ANTARA
Polisi Ungkap Pengaruh Alkohol Terkait Temuan Tujuh Jenazah
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







