**Borneonews - Kendari**, Atlet pencak silat dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Bripda Harya Alimin, berhasil meraih medali perak dalam turnamen Kapolri Cup 2024. Ajang ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara.
Kepala Polresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, mengungkapkan kebanggaannya saat ditemui di Kendari. Bripda Harya, yang bertugas di Satuan Samapta, menunjukkan performa gemilang dengan melangkah ke babak final. Di pertandingan terakhir, ia berhadapan dengan atlet yang berasal dari Polda Bangka Belitung.
"Bripda Harya berhasil meraih medali perak dalam Kejuaraan Pencak Silat Kapolri Cup 2024 yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta," jelas Aris Tri Yunarko.
Prestasi yang ditorehkan oleh Bripda Harya Alimin ini tidak lepas dari usaha dan dedikasi yang telah dia tanamkan sejak lama, termasuk persiapan yang dilakukan sebelum kejuaraan tersebut digelar. Aris Tri Yunarko menegaskan pentingnya kerja keras dalam mencapai hasil yang membanggakan.
Dia juga memberikan apresiasi kepada Bripda Harya atas usaha yang dilakukan, yang telah membawa nama baik Polda Sultra dan Polresta Kendari di tingkat nasional pada event Kapolri Cup 2024. "Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bripda Harya," ujar Kombes Aris.
Kombes Aris Tri Yunarko berharap pencapaian ini dapat memotivasi seluruh personel di Polresta Kendari untuk terus berprestasi. "Semoga ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran Polresta Kendari," lanjutnya.
Lebih jauh, ia meminta agar Bripda Harya tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah diraih. Menurutnya, pencapaian ini seharusnya dimanfaatkan sebagai motivasi agar kedepannya ia dapat memberikan kontribusi yang lebih baik untuk Polresta Kendari dan Polda Sultra.
ANTARA
Atlet Polresta Kendari Raih Medali Perak di Kapolri Cup 2024
Bagikan:

KENDARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







