**Borneonews - Jambi**, Polisi saat ini masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang diduga sebagai pelaku yang menyebabkan kematian seorang sopir travel asal Tanjung Jabung Barat, Jambi. Sopir tersebut telah ditemukan dalam keadaan meninggal di daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi Andri Ananta Yudhistira, menyampaikan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Polda Jambi, Polres Musi Banyuasin, dan Polres Tanjung Jabung Barat tengah memburu terduga pelaku tersebut. Ia meminta doa dan dukungan agar mereka segera ditangkap.
Terduga pelaku yang sedang dicari itu antara lain berinisial HS, warga dari Tulang Bawang, Lampung, AT asal Jambi, dan AL yang berasal dari Bayung Lencir, Sumatera Selatan. Pihak kepolisian meminta agar ketiga terduga pelaku ini untuk menyerahkan diri sebelum tindakan lebih lanjut diambil.
Identitas ketiga terduga pelaku berhasil terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam. Mereka diduga telah membuang jenazah korban di Bayung Lencir setelah terlebih dahulu melarikan diri dan menguasai mobil milik korban.
Sebelumnya, sopir travel yang bernama Matnur, berusia 48 tahun, ditemukan meninggal di wilayah Bayung Lencir, Musi Banyuasin. Setelah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Jambi, terungkap bahwa kematian korban tidak disebabkan oleh kebakaran atau luka akibat benda tajam.
Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat sumbatan pada hidung dan mulut, serta jeratan di leher yang menyebabkan patahnya tulang leher enam dan putusnya pembuluh darah besar. Sumbatan pada hidung dan mulut dipercayai menggunakan lakban, yang dilakukan dari hidung hingga mulut korban.
Andri Ananta Yudhistira memastikan bahwa sopir travel tersebut tidak dibakar, meski jenazahnya ditemukan di sekitar lokasi yang digunakan untuk membakar sampah. Dengan melihat situasi dan hilangnya kendaraan korban, ia mengklasifikasikan kasus ini sebagai perampasan atau perampokan yang didukung oleh analisis bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan.
Kronologi kasus ini dimulai dari laporan orang hilang yang diterima polisi Kabupaten Tanjabbar pada 9 September 2024. Keluarga korban melaporkan bahwa mereka tidak bisa menghubungi Matnur karena teleponnya tidak aktif. Sepanjang 11 September 2024, jenazah seorang pria ditemukan di Bayung Lencir, Sumatera Selatan. Polda Jambi kemudian berkoordinasi dengan polisi setempat merespons penemuan jenazah tersebut yang belum diidentifikasi pada saat itu.
ANTARA
Polisi Terus Burun Terduga Pelaku Kematian Sopir Travel Jambi
Bagikan:

JAMBI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







