**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, baru saja meraih penghargaan Terbaik I dalam ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk tahun 2024, khususnya dalam kategori wilayah Pulau Sulawesi. Acara penyerahan penghargaan tersebut berlangsung pada hari Senin di Jakarta, bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional P2DD.
Penghargaan tersebut disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto. Dalam pernyataannya, Zudan mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah aktif dalam mendorong inisiatif perluasan dan percepatan digitalisasi di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Zudan menjelaskan bahwa Sulawesi Selatan telah bersaing ketat dengan Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara. Di tingkat kabupaten, Sidenreng Rappang berhasil meraih predikat Terbaik 1, sementara Kabupaten Luwu menempati posisi Terbaik 2. Di kategori kota, Kota Makassar juga berhasil meraih Terbaik 2.
Sulawesi Selatan terus menunjukkan konsistensinya dalam meraih prestasi, setelah sebelumnya juga berhasil mendapatkan gelar yang sama pada tahun 2022 dan 2023 sebagai yang terbaik di kawasan timur Indonesia. Zudan Arif juga memberikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta lembaga perbankan yang telah berkolaborasi dalam merealisasikan digitalisasi di sektor pendapatan daerah.
Tujuan utama dari inisiatif digitalisasi ini, menurut Zudan, adalah untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi di berbagai sektor. Dengan adanya digitalisasi, masyarakat kini dapat bertransaksi kapan saja dan di mana saja dengan sistem yang aman.
Zudan juga berarti bahwa Bapenda Sulawesi Selatan telah aktif dalam mendorong digitalisasi di 24 kabupaten/kota, bekerja sama dengan industri keuangan dan perbankan. Ia menegaskan pentingnya kerjasama dari seluruh *stakeholder* yang terlibat dalam meningkatkan digitalisasi di daerah.
Kepala Bapenda Sulawesi Selatan, Reza Faisal Saleh, menilai penghargaan ini sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong digitalisasi transaksi. Ia menjelaskan bahwa saat ini seluruh transaksi penerimaan pajak daerah telah mencapai 100 persen secara digital, sementara sekitar 95 persen retribusi daerah juga sudah diterima secara digital.
Reza mengungkapkan, di tahun 2023 terjadi peningkatan signifikan dalam transaksi digital untuk pajak, yakni sebesar 132 persen, dari Rp2,9 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp4,73 triliun pada tahun 2023.
Menteri Koordinator Airlangga Hartanto menyebutkan bahwa rakor kali ini mengangkat tema "Digitalisasi Transaksi Pemda untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah." Ia menekankan pentingnya pertumbuhan positif dalam berbagai bidang, termasuk infrastruktur digital sebagai salah satu faktor pendorong.
Sebagai pimpinan ASEAN, Indonesia juga mendukung pengembangan ekonomi digital dan perjanjian kerangka kerja digital. Oleh karena itu, P2DD ini memiliki peranan penting dalam mendukung implementasi kebijakan transaksi elektronik pemerintah daerah, yang saat ini telah mencapai 87,9 persen atau 480 pemerintah daerah.
Diharapkan, rakor nasional P2DD ini dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam optimalisasi pengelolaan sumber daya di tingkat daerah maupun nasional, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh bagian Indonesia.
ANTARA
Sulawesi Selatan Raih Penghargaan Digitalisasi Terbaik 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







