**Borneonews - Makassar**, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengungkapkan bahwa dua inovasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, yaitu pemanfaatan rumpon dan aplikasi *e-Sejutaikan*, layak untuk diangkat ke tingkat nasional. Ia menilai, langkah-langkah inovatif yang diambil oleh DKP Sulsel dalam pengelolaan serta pembangunan di sektor kelautan dapat memberikan dampak yang signifikan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur yang memiliki potensi perikanan yang sangat besar.
Jufri menyampaikan pendapatnya di Makassar, menyaratkan bahwa apa yang dilaksanakan oleh DKP dapat menjadi sebuah kegiatan atau aplikasi yang bermanfaat pada skala nasional. Menurutnya, hal tersebut akan sangat membantu para pelaku industri perikanan di seluruh Indonesia. Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri verifikasi usulan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dalam bidang pemerintah, khususnya terkait pengelolaan dan pembangunan kelautan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Dari kehadiran tim verifikasi, Jufri mengharapkan tersedianya informasi yang lebih komprehensif, yang pada gilirannya dapat meyakinkan berbagai pihak bahwa inovasi yang diusulkan memang layak untuk diteruskan sebagai aplikasi di tingkat nasional. Dia menekankan pentingnya dukungan yang memadai agar inovasi ini dapat diperkenalkan kepada lebih banyak masyarakat.
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah meluncurkan layanan bernama *Ina Digital*, yang bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi yang ada dan mempermudah akses bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Dalam konteks ini, Jufri berharap agar inovasi dari DKP Sulsel dapat berhasil dalam penilaian dan berpotensi untuk masuk dalam portal *Ina Digital*.
"Harapan kami adalah tim penilai dapat memberikan respon yang positif terhadap usulan yang kami ajukan dan kita dapat mencapai kesepakatan sesuai dengan apa yang telah dibicarakan," tambahnya.
Sementara itu, Kolonel Caj Sandy, perwakilan dari Kementerian Sekretariat Negara, menjelaskan bahwa melalui presentasi dan diskusi yang telah dilakukan dengan DKP Sulsel, pihaknya telah memperoleh gambaran mengenai inovasi yang diusulkan untuk penilaian. Ia mencatat bahwa posisi Kepala Dinas merupakan posisi yang strategis, dan diskusi tersebut bertujuan untuk menentukan inovasi mana yang paling sesuai untuk dijadikan sebagai uraian jasa.
Sandy juga menyampaikan bahwa dua inovasi yang diprioritaskan adalah penataan rumpon dan aplikasi *e-Sejutaikan*. Selanjutnya, pihak Kementerian Sekretariat Negara akan berkoordinasi kembali dengan DKP Sulsel untuk memutuskan inovasi mana yang akan menjadi fokus utama dalam penilaian di masa mendatang.
ANTARA
Dua Inovasi DKP Sulsel Siap Dipromosikan ke Tingkat Nasional
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







