JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta baru saja mengumumkan susunan pimpinan dewan dan pimpinan fraksi untuk periode 2024-2029. Salah satu nama yang terpilih adalah Ali Muhammad Johan, yang ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD DKI. Dalam pernyataannya, Ali mengungkapkan harapannya agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. "Bismillah, Insyaallah amanah ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk memperjuangkan harapan rakyat. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, telah menugaskan saya untuk menjadi Ketua FPD DPRD DKI Jakarta 2024-2029, dengan salah satu tujuan agar fraksi Demokrat dapat membangun keterhubungan dengan masyarakat," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta. Sebagai Bendahara DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Ali menggarisbawahi komitmennya untuk tetap mengawal kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, apa pun sosok yang akan menjabat sebagai gubernur ke depan. Ia menekankan bahwa satu agenda penting Partai Demokrat adalah memperjuangkan pendidikan dengan mengimplementasikan sekolah swasta gratis yang diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2025. Ali juga menjelaskan, "Masalah pendidikan di Jakarta selalu menjadi perhatian utama. Terdapat isu seperti penahanan ijazah karena tunggakan siswa, PROSES penerimaan peserta didik baru atau *PPDB*, serta masalah terkait Kartu Jakarta Pintar atau *KJP*. Oleh karena itu, kami bertekad untuk mendorong agar sekolah swasta gratis bisa diterapkan, sehingga persoalan-persoalan klasik di sektor pendidikan ini dapat teratasi." Pada periode 2024-2029, pengurus FPD DPRD DKI Jakarta akan dipimpin oleh Ali Muhammad Johan, dengan dukungan penasihat Mujiyono dan Misan Samsuri. Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi ditempati oleh Ferrial Sofyan, Dessie Christyanasari, Neneng Hasanah, dan Nur Afni Sajim. Dalam hal administrasi, pos Bendahara dipercayakan kepada Wita Susilowaty, sedangkan Lazarus Simon Ishak diamanatkan sebagai Sekretaris. Ali pun mengungkapkan bahwa selain sembilan anggota fraksi dari Partai Demokrat, terdapat satu anggota yang berasal dari Partai Perindo, yaitu Pak Dina Masyusin. Dengan demikian, total anggota dalam fraksi tersebut adalah sepuluh orang yang bertugas mengawal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta selama lima tahun ke depan dengan tujuan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat. Selanjutnya, mereka juga akan berupaya memfasilitasi pembuatan regulasi yang pro-rakyat untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Lebih lanjut, Ali menegaskan pentingnya membuka saluran komunikasi bagi masyarakat. Ia berencana menyediakan akses untuk pengaduan masyarakat, yang bisa disampaikan langsung ke kantor FPD atau melalui wakil rakyat yang ada di dalam fraksi tersebut. Ali Muhammad Johan, yang merupakan putra dari Hj Melani Leimena Suharli, Anggota DPR RI dari Dapil Jakarta II, juga menyatakan bahwa ia telah menyiapkan anggota lainnya untuk menduduki berbagai komisi sesuai dengan latar belakang mereka masing-masing. Ali akan bergabung dalam Komisi A yang menangani urusan pemerintahan, bekerja sama dengan Mujiyono, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta. Dalam pembagian komisi lainnya, Wita Susilowaty dan Nur Afni Sajim ditempatkan di Komisi B yang berkaitan dengan perekonomian. Lazarus Simon Ishak akan berada di Komisi C, yang fokus pada bidang keuangan, sementara Neneng Hasanah, Misan Samsuri, dan Ferrial Sofyan akan berada di Komisi D yang menangani pembangunan. Dessie Christyanasari dan Dina Masyusin akan mengisi posisi di Komisi E, yang memfokuskan perhatian pada Kesejahteraan Rakyat. ANTARA