**Borneonews - Sampit**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menekankan pentingnya upaya bersama untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah yang damai pada tahun 2024. Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjalankan setiap tahapan pemilihan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami mengharapkan semua pihak turut berpartisipasi dalam menjaga kondisi damai selama pelaksanaan pilkada ini," ungkap Rifqi di Sampit baru-baru ini. Ia menjelaskan bahwa tahapan pilkada kini telah mencapai 80 persen setelah penetapan pasangan calon peserta Pilkada Kotim 2024.
Dengan semakin dekatnya tanggal pemungutan suara, tingkat kerawanan juga dipastikan akan meningkat. Hal ini menjadi tantangan bagi semua pihak untuk menunjukkan komitmen dalam menciptakan suasana pilkada yang aman dan damai. Untuk mencapai visi tersebut, Rifqi mengidentifikasi lima pilar penting yang harus ada, antara lain regulasi yang jelas, kandidat yang kompeten, pemilih yang cerdas, penyelenggara yang berintegritas, serta birokrasi yang netral.
Sebagai penyelenggara pemilu, KPU Kotim bertekad untuk melangsungkan pilkada dengan menjunjung tinggi prinsip integritas dan kejujuran. Rifqi menegaskan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian KPU dalam Pilkada 2024, yaitu pelaksanaan setiap tahapan sesuai ketentuan dan prosedur, tanggung jawab terhadap hasil setiap tahapan, serta memastikan keselamatan bagi penyelenggara di seluruh proses pilkada.
"Demi menjaga kredibilitas penyelenggaraan, penting bagi kami untuk berhati-hati. Kegiatan pilkada mungkin sukses, namun penyelenggaranya juga harus selamat. Setiap tahapan harus dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya. Ia juga menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kinerja KPU agar proses berjalan secara transparan.
Dalam upaya menjaga kualitas penyelenggaraan, KPU Kotim tidak ingin merusak kepercayaan publik. "Kami tidak ingin ada hal-hal yang merugikan, sehingga kepercayaan masyarakat pada kami berkurang," tambahnya. Ia juga menggarisbawahi peran media, yang sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada, terutama dalam melawan *hoaks* yang dapat mengganggu suasana kondusif.
Menjelang Pilkada Kotim 2024, KPU mengumumkan bahwa terdapat 309.973 daftar pemilih tetap (DPT), yang terdiri dari 159.077 pemilih laki-laki dan 150.896 pemilih perempuan. Pemungutan suara akan dilakukan di 667 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 17 kecamatan.
KPU telah menetapkan tiga pasangan calon untuk Pilkada 2024, yaitu Sanidin-Siyono, Halikinnor-Irawati, dan Muhammad Rudini Darwan Ali-Paisal Damarsing. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim, Siti Fauziah, juga mengingatkan insan pers untuk menjaga suasana damai dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka.
"Melalui pemberitaan, mari kita sajikan informasi yang akurat dan bermanfaat, sambil bersama-sama memerangi berita-berita yang tidak benar," tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya netralitas, terutama bagi anggota PWI yang mengikuti aturan yang berlaku. Bagi wartawan yang ingin bergabung dengan tim sukses, ia menyarankan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan pengurus PWI atau mengajukan cuti dari pekerjaan sebagai wartawan, sesuai dengan kode etik yang ada.
"Ini adalah ketentuan yang jelas, mencerminkan peran dan kewajiban kita dalam menyukseskan pilkada yang damai," pungkas Fauziah.
ANTARA
KPU Kotim, Upaya Bersama Wujudkan Pilkada Damai 2024
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Komentar (0)
Memuat komentar…







