**Borneonews - Surabaya**, Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil mencegah terjadinya tawuran antar geng yang melibatkan sejumlah anak-anak di bawah umur. Kasus ini terjadi pada Minggu dini hari, 22 September 2024, saat para remaja tersebut merencanakan aksi tawuran melalui platform media sosial.
Kepala Satuan Samapta Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teguh Santoso, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan Tim Respon Cepat Tindak Patroli Perintis Presisi dari Satuan Samapta untuk mencegah terjadinya insiden tersebut. Tim patroli, yang terdiri dari 11 personel, melintasi kawasan Jalan Mayjen Prof Dr Moestopo dan mendapati sekelompok remaja yang berperilaku mencurigakan.
Ketika didekati oleh petugas, kelompok remaja ini berusaha melarikan diri di area dekat Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Surabaya. Namun, petugas berhasil menangkap lima orang remaja, masing-masing yang dikenal dengan inisial ZFAS, BAI, ANF, MFEA, dan MFA, yang semuanya merupakan warga Kecamatan Rungkut, dengan rentang usia antara 16 hingga 17 tahun.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan beberapa barang bukti yang mencolok, di antaranya adalah satu bilah celurit dan satu golok, juga tiga unit telepon seluler. Selain itu, sepeda motor yang digunakan oleh anak-anak tersebut juga disita untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Kelima remaja yang ditangkap mengaku menjadi bagian dari kelompok ala *gangster* yang dikenal sebagai Kampung Tengah Horror, yang merencanakan bentrokan dengan kelompok pesaingnya, Barat Mysteri.
AKBP Teguh Santoso menegaskan komitmen pihaknya untuk mencegah kegiatan tawuran yang melibatkan anak-anak. Dalam proses hukum, mereka dikenakan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 mengenai kepemilikan senjata tajam.
"Saat ini, kelima tersangka telah kami serahkan ke Kepolisian Sektor Gubeng Surabaya untuk melanjutkan proses hukum yang berlaku," tambahnya. Penanganan kasus ini menjadi perhatian serius mengingat keterlibatan anak-anak dalam aksi kekerasan yang tidak seharusnya terjadi.
ANTARA
Polisi Gagalkan Tawuran Antar Geng Anak-anak di Surabaya
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







