**Borneonews - Labuan Bajo**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah resmi menetapkan nomor urut untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam penentuan tersebut, pasangan Christo Mario Y Pranda-Richardus Tata Sontani mendapatkan nomor urut 1, sementara pasangan Edistasius Endi-Yulianus Weng menerima nomor urut 2.
Penetapan nomor urut tersebut dilakukan melalui sebuah pengundian yang berlangsung dalam rapat pleno terbuka di halaman Kantor KPU Kabupaten Manggarai Barat. Rapat ini dilaksanakan pada hari Senin, 23 September 2024, yang sesuai dengan Peraturan KPU nomor 8 tahun 2024. Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman, menyatakan, Hari ini KPU Manggarai Barat melaksanakan rapat pleno terbuka dengan agenda pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berkompetisi di Pilkada Manggarai Barat pada 27 November 2024.
Setelah proses pengundian, KPU juga memberikan salinan keputusan penetapan nomor urut kepada kedua pasangan calon, yaitu Christo Mario Y Pranda-Richardus Tata Sontani dan Edistasius Endi-Yulianus Weng.
Calon bupati nomor urut 1, Christo Mario Y Pranda, mengajak semua partai pendukung serta simpatisan untuk berkomitmen demi kelancaran setiap tahapan pilkada dengan cara yang damai. Dia menegaskan pentingnya menjaga semangat demokrasi, dengan mengatakan, Demokrasi ada untuk menentukan pilihan oleh masyarakat, karena yang berdaulat adalah masyarakat. Biarlah rakyat yang menentukan dengan nurani masing-masing tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak mana pun yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi.
Selain itu, Mario juga meminta agar calon pendukungnya menghindari berbagai bentuk negatif dalam politik, seperti kampanye hitam dan penyebaran ujaran kebencian. Mari kita jaga habitus ini agar semakin baik, sehingga demokrasi di Manggarai Barat bisa naik kelas, ujarnya dengan penuh semangat.
Di sisi lain, calon bupati nomor urut 2, Edistasius Endi, menekankan bahwa mereka akan bertarung secara fair dalam kontestasi pilkada untuk menciptakan Kabupaten Manggarai Barat yang aman, damai, dan sejuk. Pasangan Mario-Richard bukanlah musuh atau kawan, mereka hanyalah lawan. Setelah kontestasi ini berakhir pada 27 November 2024, kita akan tetap bersaudara, memang kita bersaudara, ungkapnya dengan optimisme.
Dengan demikian, Pilkada di Manggarai Barat ini diharapkan dapat berlangsung dengan demokratis dan damai, di mana setiap calon dan pendukungnya berperan aktif dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
ANTARA
KPU Manggarai Barat Tetapkan Nomor Urut Calon Bupati 2024
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







