PADANG –
**Borneonews - Padang**, PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Wilayah Sumatera Barat terus berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai lokasi strategis di provinsi ini. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program Net Zero Emission (NZE) 2060 yang menjadi target pemerintah. General Manager PLN UID Sumbar, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengungkapkan bahwa sampai saat ini, sebanyak 26 unit SPKLU telah terpasang di Sumatera Barat. Sebaran SPKLU tersebut meliputi enam titik di Kota Padang, empat titik di Pasaman, dan masing-masing dua titik di Payakumbuh, Bukittinggi, Solok, Padangpariaman, serta Pesisir Selatan. Sementara itu, terdapat satu titik SPKLU di Agam, Padangpanjang, Limapuluh Kota, Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Tanah Datar. SPKLU yang ke-26 selesai dibangun di Halaman Masjid Nurul Ilmi yang terletak di Kampus Universitas Andalas. Pembangunan ini adalah hasil kolaborasi antara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Padang Unand dengan tipe *fast charging* yang memiliki kapasitas 50 kW. Eric menegaskan bahwa SPKLU di Kampus Unand merupakan yang kesebelas di wilayah kerja PLN UP3 Padang, sekaligus menjadi yang ke-26 secara keseluruhan di wilayah kerja PLN UID Sumatera Barat. Eric menyatakan harapannya agar keberadaan SPKLU di kampus tersebut dapat memicu meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan lebih banyak institusi pendidikan akan tertarik untuk mengenal dan mengadopsi kendaraan listrik. Ke depan, dia mengharapkan masyarakat semakin menyadari kemudahan serta efisiensi yang ditawarkan kendaraan listrik. Hal ini juga didukung dengan integrasi SPKLU yang sudah terhubung dengan Aplikasi PLN Mobile melalui *Fitur Electric Vehicle*. Fitur ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk memperoleh informasi mengenai lokasi, kapasitas, jenis, hingga melakukan transaksi pengisian daya di SPKLU dengan mudah. Eric menambahkan bahwa keberadaan SPKLU ini adalah manifestasi dari komitmen PLN untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat, khususnya di kalangan civitas akademika. “Pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang semakin luas akan mempermudah masyarakat untuk beralih dan merasa lebih percaya diri dalam menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya. Mengingat pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat, PLN berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah. Kerja sama dengan berbagai pihak menjadi langkah strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan SPKLU yang lebih masif. ANTARA