BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sedang melakukan perbaikan pada median jalan di sepanjang Jalur Kalimalang. Upaya ini bertujuan untuk menjadikan jalur tersebut sebagai ikon bagi daerah setempat. Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menjelaskan bahwa proyek pembangunan median jalan ini akan dilakukan sepanjang 2,9 kilometer, mulai dari titik Tegal Gede hingga Tegal Danas. Pekerjaan tambahan juga mencakup pemasangan ornamen dan tanaman penghijauan yang dirancang untuk menciptakan suasana yang lebih menarik dan sejuk. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kenyamanan pengguna jalan yang melintas di Jalur Inspeksi Kalimalang. Proyek ini diperkirakan selesai sebelum akhir tahun 2024, dengan lebar median mencapai dua meter, dihiasi dengan beragam jenis tanaman dan ornamen yang mencerminkan karakter daerah tersebut. Chaidir menambahkan, kehadiran taman median di Jalur Kalimalang diharapkan dapat memberikan nuansa yang lebih sejuk dan indah, sekaligus menarik perhatian bagi para pengendara yang melintas. Di antara tanaman yang akan menghiasi taman ini terdapat *bugenvil*, *tabebuya*, *glodogan tiang*, serta *rumput gajah mini*. Total panjang penanaman diperkirakan mencapai 5.200 meter dengan lebar dua meter. Sarana dan fasilitas pendukung di Jalur Inspeksi Kalimalang merupakan bagian integral dari program pembangunan infrastruktur pemerintah daerah melalui skema gotong royong. Dinas Bina Marga bertanggung jawab atas pembangunan jalan, sementara Dinas Perhubungan menambahkan fasilitas penerangan jalan umum. Saat ini, kondisi Jalan Kalimalang telah sepenuhnya diperbaiki, di mana penerangan jalan juga sudah memadai dan taman-taman median mendukung keindahan jalur ini. Pada tahap lanjutan pembangunan taman median jalan, Disperkimtan menargetkan proyek ini akan selesai pada akhir November 2024. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Wahyi, menekankan bahwa penataan median jalan menjadi salah satu program prioritas tahun ini untuk memperindah dan meningkatkan estetika lingkungan. Sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025-2029, mereka berkomitmen untuk mempercantik jalur Kalimalang, yang menghubungkan batas Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi hingga Karawang. Dalam proyek ini, Disperkimtan akan membangun dua kategori taman, yaitu taman aktif dan taman pasif. Taman aktif akan berada di area yang padat aktivitas sosial masyarakat, sementara taman pasif diwujudkan dalam bentuk taman median jalan. Taman aktif telah dibangun di beberapa wilayah, termasuk taman jalan layang Tegal Gede, taman interaksi di Kecamatan Karangbahagia, dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Desa Jatireja, Cikarang Timur, serta taman lalu lintas di Tambun Selatan dan Taman Sehati. Nur Wahyi menyatakan bahwa taman aktif yang dibangun di bawah kolong jembatan Tegal Gede memiliki luas sekitar 250 meter persegi. Taman ini direncanakan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat, pejalan kaki, dan pengendara roda dua sebagai tempat beristirahat. ANTARA