**Borneonews - Palangka Raya**, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Nuryakin, mengungkapkan salam perpisahan seiring dengan selesainya masa tugasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang akan efektif mulai 1 Oktober 2024.
Melalui pernyataannya, Nuryakin menjelaskan bahwa ia telah ditetapkan sebagai calon Bupati Murung Raya berpasangan dengan Doni sebagai calon wakil bupati. Dengan demikian, ia harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ASN di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta posisi Sekda yang dijabatnya.
Nuryakin juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak jika selama menjalani tugasnya sebagai abdi negara terdapat tindakan yang tidak semestinya, baik yang disengaja maupun yang tidak. Ia meminta doa restu agar langkah selanjutnya dalam pengabdian mereka dapat mendapat bimbingan serta berkah dari Allah SWT.
Dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Murung Raya 2024, pasangan Nuryakin-Doni, yang akrab disebut sebagai NURANI, mendapatkan nomor urut dua setelah melalui proses pengundian yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin lalu di Puruk Cahu.
Dia menekankan komitmennya bersama Doni untuk berkontribusi secara optimal bagi Murung Raya. Pasangan NURANI didukung oleh empat partai yaitu PDI Perjuangan, PKS, PPP, dan Gerindra. Nuryakin menilai bahwa perannya sebagai Sekda sebatas pada urusan karir dan keluarga, dan kini ingin berkontribusi lebih luas untuk kebaikan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Nuryakin menggarisbawahi bahwa apabila diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Murung Raya, dirinya dan Doni akan menolak segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia menegaskan, "Kami berkomitmen untuk tidak terlibat dalam praktik penyalahgunaan anggaran maupun bagi bagi proyek. Tujuan kami adalah membangun Murung Raya untuk perubahan yang lebih baik."
Sementara itu, Doni selaku calon wakil bupati menuturkan bahwa pasangan NURANI merupakan representasi yang tepat dari keberagaman masyarakat di Kabupaten Murung Raya. Dia menambahkan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku, ras, agama, maupun golongan.
Doni menjelaskan lebih lanjut bahwa nama NURANI memiliki makna yang dalam, yaitu Nuryakin berarti "Cahaya yang diYakini" dan Doni berarti "Doa yang Diimani." Hal ini mencerminkan niat tulus mereka untuk membawa perubahan positif di komunitas.
"Kami meyakini bahwa masyarakat sudah cukup bijak untuk memilih pemimpin yang tidak hanya berambisi akan kekuasaan. Kehadiran kami (NURANI) adalah untuk mendukung kebaikan dan perubahan di Murung Raya," ujar Doni.
ANTARA
Nuryakin Sampaikan Salam Perpisahan Selesai Jadi Sekda Kalteng, Siap Maju di Pilkada Murung Raya
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







