**Borneonews - Pontianak**, Kodam XII/Tpr bekerja sama dengan Polda Kalimantan Barat serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menggelar apel pasukan pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo ke wilayah tersebut. Kegiatan ini dipimpin oleh Pangdam XIII/Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan.
Tujuan dari apel ini adalah untuk memastikan kesiapan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP. Hal ini mencakup persiapan personel, sarana pendukung, serta materi yang diperlukan agar kunjungan Presiden Republik Indonesia dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Iwan Setiawan menyatakan pentingnya kesiapan ini dalam menjaga kelancaran acara.
Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, juga menekankan bahwa kunjungan Presiden ke Mempawah bukan hanya menjadi momen spesial, melainkan juga merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Menurutnya, pihaknya akan bertanggung jawab penuh dalam pengamanan, mulai dari saat Presiden mendarat hingga kembali, dengan dukungan dari Penjabat Gubernur, Kapolda, dan Kejaksaan. Hari ini, mereka akan melakukan pengecekan semua kesiapan personel serta perlengkapan yang diperlukan untuk pengamanan VVIP.
Di sisi lain, Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Pipit Rismanto, menggarisbawahi peran kepolisian yang juga akan terlibat aktif dalam pengamanan kunjungan ini. Ia menegaskan kesiapan pihak kepolisian untuk mendukung rencana yang telah disusun oleh Pangdam XII/Tpr. Dengan demikian, mereka akan melaksanakan tugas ini dengan totalitas untuk memastikan kenyamanan serta keamanan Presiden selama kunjungan.
Persiapan yang baik dan koordinasi yang kuat antara berbagai pihak diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kelancaran dan keberhasilan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kalimantan Barat. Kesiapsiagaan dari seluruh personel keamanan, dukungan dari Pemerintah Daerah, serta antusiasme masyarakat setempat menjadi hal yang krusial untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Kunjungan Presiden juga memiliki makna penting terkait perkembangan industri pertambangan yang ada di PT Bauksit Alumina Indonesia (PT BAI) di Mempawah. Ini adalah peluang berharga bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan potensi dan komitmennya dalam mendukung proyek-proyek strategis nasional.
Setelah melaksanakan apel, Penjabat Gubernur Harisson mengungkapkan bahwa semua persiapan untuk menyambut kunjungan Presiden telah dilakukan dengan baik. Ia menjelaskan bahwa Presiden Jokowi direncanakan akan meresmikan proyek strategis BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) yang berlokasi di PT BAI. Proses injeksi pengolahan bauksit menjadi alumina diperkirakan sudah bisa dimulai pada kuartal IV tahun 2024. Harisson berharap agar Pangdam, Kapolda, dan instansi terkait dapat memastikan kelancaran kunjungan ini.
ANTARA
Pengamanan Kunker Presiden Jokowi ke Mempawah Siap Digelar
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







