JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, menyatakan lebih memilih untuk melakukan perbaikan terhadap Jakarta International Stadium (JIS) ketimbang membangun stadion baru, jika mereka terpilih dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta mendatang. Pramono memberikan penjelasan terkait pandangannya mengenai JIS saat menghadiri acara di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Ia menegaskan, "Ketika saya ditanya tentang JIS, ada yang meminta untuk membangun baru. Bagi saya, hal itu tidak mungkin. Kunci dari semua ini adalah melanjutkan yang baik dan memperbaiki yang belum baik." Lebih jauh, Pramono menjelaskan bahwa pembangunan JIS telah berlangsung sejak era pemerintahan Soeharto dan baru bisa terealisasi di bawah kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Proses pembebasan lahan untuk JIS sudah dimulai sejak zaman Pak Harto. Pada era 2001-2022, saya menjabat sebagai sekretaris Megawati, dan kami membuat keputusan agar petani di Kampung Bayam diizinkan bertani di lahan tersebut karena dampak krisis moneter saat itu," kata Pramono. Meski demikian, masalah yang terkait dengan Kampung Bayam masih belum sepenuhnya teratasi hingga saat ini. Pramono melanjutkan, proses pembangunan tersebut berlanjut di masa pemerintahan Jokowi sampai akhirnya terwujud di zaman Anies, dengan rentang waktu yang panjang yang masih menyimpan persoalan di Kampung Bayam. Dia juga menekankan pentingnya dukungan untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) menuju JIS agar kawasan tersebut dapat berkembang secara signifikan. "MRT direncanakan sampai Ancol dan targetnya pada tahun 2026. Jangan ke arah kiri karena ada permintaan dari pengembang, tetapi seharusnya diarahkan ke kanan untuk akses ke JIS. Harapannya, transportasi umum dari mana pun akan mudah dijangkau untuk sampai ke JIS," imbuhnya. Pramono juga mengungkapkan bahwa ia mempelajari konsep keberadaan stadion di negara lain untuk merumuskan ide pengembangan JIS. "Jika ada yang bertanya, dari mana saya belajar? Saya belajar dari negara yang sudah mapan. Stadion seperti *Old Trafford*, *Stamford Bridge*, dan *Wembley* selalu menyediakan akses transportasi umum di bagian bawahnya," jelas Pramono. Di akhir pernyataannya, Pramono menekankan bahwa masih ada beban tanggung jawab yang perlu diselesaikan terkait JIS. Dia menegaskan, "Kunci dari semua ini adalah melanjutkan hal-hal baik yang ada dan memperbaiki yang belum baik." ANTARA