**Borneonews - Puncak Jaya**, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya di Papua Tengah telah memulai proses pembangunan kembali Jembatan Gurage. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung vital antara Distrik Ilu dan Distrik Mulia.
Kepala BPBD Puncak Jaya, Matius Kiwo, mengungkapkan dalam sebuah siaran pers terbaru bahwa upaya pembangunan jembatan ini dilakukan setelah jembatan sebelumnya rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada 2 Februari 2024. Ia menargetkan bahwa proyek ini akan rampung pada akhir bulan Desember mendatang.
Matius juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat setempat agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*) menjadi salah satu faktor kunci dalam proyek ini.
"Karena jembatan ini adalah akses utama, kami berkomitmen untuk menyelesaikannya sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pembangunan ini jelas berkaitan dengan pelayanan publik yang sangat penting," ujarnya.
Lebih lanjut, Matius menjelaskan bahwa Jembatan Gurage memainkan peran krusial dalam menghubungkan Distrik Mulia, yang merupakan ibukota Kabupaten Puncak Jaya, dengan kabupaten lainnya seperti Jayawijaya dan Tolikara. Oleh karena itu, pengerjaan jembatan ini harus dilakukan secara cepat namun tetap memperhatikan kualitas yang diharapkan.
Dengan demikian, diharapkan proyek ini tidak hanya akan memberikan kembali akses yang diperlukan oleh masyarakat, tetapi juga meningkatkan konektivitas antar daerah yang akan mendukung pergerakan ekonomi dan mobilitas penduduk.
ANTARA
Pembangunan Jembatan Gurage Dimulai, Diharapkan Selesai Desember
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







