SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur telah mengumumkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang mencapai 31.280.418 orang. Pengumuman tersebut dilakukan dalam proses rekapitulasi yang ditetapkan untuk setiap kabupaten dan kota. Dalam penjelasannya, Komisioner KPU Jawa Timur, Nur Salam, menyebutkan bahwa terdapat 15.410.935 pemilih laki-laki dan 15.869.483 pemilih perempuan dari total DPT yang telah ditetapkan. Data ini menunjukkan bahwa perempuan masih mendominasi jumlah pemilih di daerah ini. KPU Jatim mencatat bahwa terdapat 73.001 pemilih baru yang terdaftar dalam DPT untuk Pilkada tahun depan. Di sisi lain, terdapat juga 128.527 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Nur Salam menyampaikan bahwa ada sejumlah faktor yang mempengaruhi status pemilih baru, termasuk mereka yang baru berusia 17 tahun menjelang pemilihan atau anggota TNI/Polri yang sudah pensiun. Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang pemilih yang tidak memenuhi syarat. Kriteria untuk status TMS ini sangat bervariasi, antara lain mereka yang telah meninggal dunia atau berpindah menjadi anggota TNI/Polri. Nur Salam juga menekankan bahwa dinamika kependudukan di masyarakat dapat menyebabkan variasi dalam jumlah pemilih. "Ada yang datang dan ada yang pergi," ujarnya. Dalam hal ini, KPU Jatim mencatat jumlah kecamatan di seluruh Jawa Timur mencapai 666, dan terdapat 8.499 desa atau kelurahan. Selain itu, mereka juga mempersiapkan sebanyak 60.751 tempat pemungutan suara (TPS) untuk memfasilitasi pemungutan suara. Sebagai informasi tambahan, terdapat tiga pasangan calon yang akan bersaing dalam Pilkada Jatim 2024 ini, yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, serta Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta Gus Hans. Menurut jadwal yang telah ditentukan, pemungutan suara untuk Pilkada serentak 2024 akan dilaksanakan pada 27 November. Sedangkan proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil akan berlangsung hingga 16 Desember 2024. ANTARA