YOGYAKARTA –
**Borneonews - Yogyakarta**, Kementerian Perindustrian melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri menekankan pentingnya sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri bagi Industri Kecil (*TKDN-IK*) dalam memperkuat posisi industri kecil di tanah air. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Andi Rizaldi, dalam suatu pernyataan resminya. Andi Rizaldi menegaskan bahwa sertifikasi ini sangat krusial untuk mendorong industri kecil lokal, sekaligus membuka akses lebih besar bagi produk-produk lokal agar dapat bersaing baik di pasar pemerintah maupun pasar swasta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing bagi produk-produk yang dihasilkan oleh industri kecil dalam negeri. Pihak Kementerian Perindustrian, melalui struktur kerja yang ada di daerah, berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada industri kecil untuk memperoleh sertifikasi TKDN-IK. Upaya tersebut dilakukan dengan cara mengadakan kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, serta pendampingan kepada para pelaku industri kecil di berbagai wilayah di Indonesia. Lebih lanjut, Andi menyesalkan bahwa pemerintah memiliki berbagai inisiatif guna mendorong pelaku industri lokal, khususnya industri kecil, untuk mengajukan sertifikasi TKDN-IK dengan prosedur yang mudah dan tanpa biaya. Salah satu upaya terbaru adalah kegiatan bimbingan teknis yang diadakan oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada bulan Agustus lalu. Kerjasama tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (*UMKM*) di daerah Purworejo yang memiliki potensi besar di sektor industri. Hasil dari kolaborasi ini adalah penerbitan 129 sertifikat TKDN-IK, yang merupakan langkah positif bagi perkembangan industri kecil di kawasan tersebut. Kepala Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, Hagung Eko Pawoko, optimis bahwa penerbitan sertifikat ini akan memotivasi para pelaku industri kecil di Purworejo untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas produk mereka. Ia melihat bahwa sertifikat ini adalah tanda nyata dari komitmen industri kecil untuk memenuhi standar komponen dalam negeri, dan diharapkan dapat memperkuat posisi mereka di pasar. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, diharapkan akan ada lebih banyak industri kecil yang dapat menikmati manfaat dari dukungan ini di masa depan. Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, dalam rangka mengurangi ketergantungan pada produk impor. ANTARA