BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Bangka Barat**, PT Timah Tbk, bekerja sama dengan Alinea Layanan Tumbuh Kembang Anak, menyelenggarakan program edukasi mengenai bahaya api di Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang berlokasi di Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Inisiatif ini bertujuan agar anak-anak dapat tetap tenang dan tidak panik dalam situasi kebakaran. Dr. Yovita Sari Metkono selaku COO Alinea Tumbuh Kembang Anak, menjelaskan bahwa edukasi mengenai kebakaran merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Tujuannya adalah untuk mengenalkan anak-anak pada berbagai potensi bahaya yang ada di sekitar mereka, termasuk bahaya api, air, dan kebakaran. Dalam kegiatan ini, terdapat sesi yang mengedukasi anak-anak tentang bahaya api, cara memadamkan api, pengenalan terhadap tenaga pemadam kebakaran (Damkar), serta peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran. Dr. Yovita mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan PT Timah dalam inisiatif edukasi ini, khususnya dalam hal penanganan kebakaran. Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh Damkar PT Timah sangat menyenangkan bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar dengan serius, tetapi juga diajarkan dengan cara yang menyenangkan, termasuk menggunakan humor. Seluruh kegiatan menjadi lebih menarik saat anak-anak diberi kesempatan untuk mencoba langsung peralatan pemadam kebakaran, seperti memadamkan api dengan menggunakan karung yang dibasahi. Diharapkan, kemitraan antara Alinea dan PT Timah ini dapat berlanjut dengan lebih banyak program edukasi yang bermanfaat bagi anak-anak. Dr. Yovita menyatakan rasa senangnya atas kemitraan ini dan harapannya agar kolaborasi tentang tumbuh kembang anak dapat terus berlanjut di masa mendatang. Salah satu orang tua dari peserta kegiatan, Mikael, mengungkapkan bahwa program ini memberikan manfaat yang signifikan, terutama dalam menanamkan pemahaman pada anak-anak mengenai bahaya api. Ia menambahkan, dengan pemahaman yang baik, anak-anak tidak perlu panik saat terjadi kebakaran. Mereka sudah paham langkah-langkah yang harus diambil, seperti memanggil orang tua dan memadamkan api dengan menggunakan benda-benda yang telah diajarkan, seperti karung atau handuk yang dibasahi. Dalam kegiatan ini, orang tua pun terlibat aktif, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. ANTARA