**Borneonews - Bengkulu**, Kementerian Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian khusus untuk mendampingi Provinsi Bengkulu dalam mempercepat pembangunan daerah.
Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental dan Pemajuan Kebudayaan Kemenko PMK, Warsito, menyatakan bahwa Provinsi Bengkulu telah diakui sebagai wilayah prioritas dalam agenda pembangunan nasional. "Kami menyadari pentingnya Provinsi Bengkulu dalam konteks ini, sehingga harus ada pendampingan yang baik," ungkapnya dalam acara di Bengkulu, awal pekan ini.
Penekanan pada dukungan ini disebabkan Bengkulu bukan sekadar daerah transit pergerakan orang dan barang, melainkan merupakan tujuan yang spesifik dan jelas. Berbeda dari daerah transit yang memiliki tingkat pergerakan dan perekonomian lebih tinggi, orang-orang yang datang ke Bengkulu memiliki tujuan jelas dan definitif.
Warsito menambahkan bahwa aksesibilitas ke Bengkulu juga berhubungan dengan arus lalu lintas menuju daerah lain, seperti Sumatera Barat, yang melalui jalur pesisir. Namun, intensitas lalu lintas ini masih lebih rendah dibandingkan dengan lokasi di lintas tengah dan timur Pulau Sumatera.
Menyusul kondisi tersebut, pemerintah pusat berkomitmen untuk mendorong pembangunan di Bengkulu, baik dari aspek infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia. "Pemerintah akan terus berfokus pada pembangunan infrastruktur vital sambil menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten," jelasnya.
Saat ini, terdapat proyek pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Bengkulu dengan jalur lintas tengah Sumatera menuju Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu, pembangunan infrastruktur di Pulau Enggano, termasuk jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan, juga sedang berlangsung untuk meningkatkan konektivitas.
Selanjutnya, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional, penyediaan jaringan internet 4G secara merata, serta pengembangan destinasi wisata baru yang setara dengan Labuan Bajo dan Danau Toba juga menjadi fokus utama.
Dalam hal pengembangan sumber daya manusia, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas individu yang berdaya saing, kreatif, inovatif, dan produktif. Warsito mengajak kerjasama antara 14 kementerian dan lembaga untuk bersama-sama meningkatkan literasi, inovasi, dan kreativitas dalam masyarakat Bengkulu.
Pembangunan manusia dilakukan melalui tiga pilar utama, yaitu penguatan layanan dasar dan perlindungan sosial, peningkatan produktivitas, serta pembangunan karakter. Terkait pembangunan karakter, pemerintah mencantumkannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menekankan pada Prioritas Nasional Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan.
Warsito menjelaskan bahwa terdapat empat program prioritas dalam inisiatif tersebut. Pertama adalah revolusi mental dan pembinaan ideologi Pancasila. Kedua, peningkatan upaya pemajuan dan pelestarian kebudayaan. Ketiga, penguatan moderasi beragama. Terakhir, peningkatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas.
Komitmen pemerintah dalam mengembangkan Provinsi Bengkulu terlihat jelas dalam berbagai langkah strategis yang diambil untuk mencapai masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.
ANTARA
Pemerintah Utamakan Pembangunan Provinsi Bengkulu Secara Strategis
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







