JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Akademisi dari Universitas Trisakti, Dr. Trubus Rahardiansyah, menyatakan keyakinannya bahwa proses transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan berlangsung dengan lancar. Harapan ini juga sejalan dengan ekspektasi yang disampaikan oleh Kepala Negara. Menurut Trubus, situasi saat ini pasca Pemilu 2024 cukup stabil, tanpa adanya gejolak yang berarti. Hal ini disampaikan saat wawancara pada hari Senin di Jakarta. Ia menekankan bahwa kondisi yang tenang ini sangat berbeda dengan situasi pada tahun 2019, ketika pascapemilihan presiden masih terdapat sejumlah ketegangan yang belum reda. Sebagai pengamat kebijakan publik, Trubus berpendapat bahwa transisi kepemimpinan tertinggi di Indonesia ke depan akan berjalan sesuai harapan Presiden Jokowi, dengan prospek yang positif untuk kelancaran proses tersebut. Ia menilai bahwa pemilihan presiden kali ini tidak semeriah dan tidak sepanas seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya, sehingga dapat dipastikan peralihan akan berlangsung *smooth*. Lebih lanjut, Trubus menyoroti bahwa gelaran Pilkada serentak pada tahun 2024 juga berperan dalam memfokuskan perhatian masyarakat pada isu-isu lokal. Sebagian besar masyarakat lebih berkonsentrasi pada pemilihan di daerah mereka masing-masing, yang mengakibatkan pengaruh terhadap perhatian terhadap isu-isu nasional yang lebih luas. Ia juga berpendapat bahwa isu-isu yang saat ini beredar, seperti yang berkaitan dengan akun *Fufufafa*, tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap proses transisi pemerintahan. Trubus meyakini bahwa peralihan kekuasaan dari Joko Widodo kepada Prabowo Subianto akan terlaksana dengan damai dan tanpa hambatan besar. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan akan dilantik pada 20 Oktober mendatang, sesuai dengan tahapan Pemilihan Presiden 2024. ANTARA