BOGOR –
**Borneonews - Kota Bogor**, DPRD Kota Bogor memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menata kabel penyedia jaringan internet. Salah satu langkah yang diambil adalah merelokasi kabel tersebut ke bawah tanah untuk meningkatkan keindahan dan efisiensi urban. Fajar Muhammad Nur, anggota DPRD dari Fraksi Nasdem, menyatakan pentingnya kemajuan Kota Bogor dalam hal digitalisasi. Ia menekankan bahwa dewan ingin memastikan kota ini tidak tertinggal dalam aspek teknologi. "Kami mencari solusi yang saling menguntungkan antara pelaku industri telekomunikasi dan pemerintah. Sebagai pengawas, kami berkomitmen untuk mendukung serta berkomunikasi dengan operator-operator telekomunikasi," ungkapnya. Sebelum menjabat sebagai anggota dewan, Fajar juga memiliki pengalaman sebagai Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (Apjatel) di Kota Bogor. Pengalamannya itu dianggap sangat relevan dalam membantu Pemkot Bogor dalam penataan kabel jaringan. "Karena latar belakang saya di Apjatel, sekarang saya fokus pada pengawasan legislasi. Tujuan saya adalah mendorong agar ke depan penataan ini bisa lebih baik," jelas Fajar. Sebagai langkah awal, dua lokasi di Kota Bogor yang menjadi percontohan untuk penataan kabel berada di Jalan Ahmad Yani dan sepanjang jalur dari Jembatan Otista menuju Alun-Alun Kota Bogor. Dalam pelaksanaannya, Apjatel berkolaborasi dengan Pemkot Bogor untuk merelokasi kabel dari udara ke dalam tanah dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Fajar juga menambahkan bahwa meski pemerintah memiliki berbagai program yang telah direncanakan, kendala anggaran sering kali menghambat proses tersebut. "Kami berusaha menjembatani komunikasi dengan operator telekomunikasi agar inisiatif ini dapat berjalan lancar," tuturnya. Ia menyatakan, sejauh ini para operator telekomunikasi menunjukkan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proyek pemerintah, dan seluruh proses berlangsung dengan baik. "Dari semua yang telah kami kerjakan di Ahmad Yani dan Otista, alhamdulillah, semua sudah berhasil tanpa kendala yang berarti," kata Fajar menutup penjelasannya. ANTARA