**Borneonews - Ambon**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku baru-baru ini mengungkapkan bahwa terdapat sembilan pemilih yang telah memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Kepulauan Aru.
Ketua Bawaslu Maluku, Subair, menyatakan, "Sembilan pemilih ini tidak tercatat dalam DPT karena adanya kendala akibat sistem yang mengalami *error* saat penginputan data. Hal ini menjadi perhatian kami, meskipun secara keseluruhan data pemilih telah dikelola dengan maksimal."
Keberadaan sembilan pemilih yang tidak terdaftar ini dianggap dapat memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya segera mendaftarkan pemilih tersebut. "Kami telah memberikan rekomendasi agar mereka segera didaftarkan," imbuhnya.
Bawaslu juga mengajak masyarakat yang merasa namanya tidak terdaftar dalam DPT untuk melapor, agar hak suaranya dapat diakomodasi dengan baik. Bawaslu berkomitmen untuk meningkatkan transparansi serta akurasi data pemilih demi mendukung pemilu yang adil dan demokratis di Maluku.
Menanggapi temuan tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, M. Shaddek Fuad, menegaskan bahwa masalah ini tidak terlalu signifikan dan akan segera diproses untuk dimasukkan dalam daftar pemilih khusus. "Kami di KPU Maluku hanya melakukan rekapitulasi terhadap DPT yang telah ditetapkan di tingkat kabupaten/kota," katanya.
KPU Maluku sebelumnya telah menetapkan DPT untuk pemilihan kepala daerah tahun 2024 berjumlah 1.332.149 pemilih, yang terdistribusi di berbagai kabupaten dan kota di Maluku. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang membahas rekapitulasi DPT di tingkat provinsi, yang berlangsung di salah satu hotel di Ambon pada hari Minggu, 22 September.
Jumlah pemilih dalam DPT ini terdiri dari 650.533 laki-laki dan 681.616 perempuan. Jika dibandingkan dengan DPT pada Pemilu Februari 2024, terdapat penurunan sebanyak 8.863 pemilih, di mana jumlah pemilih pada Pemilu sebelumnya mencapai 1.341.012.
ANTARA
Pemilih Terabaikan di Kabupaten Aru, Bawaslu Tindak Lanjuti
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Komentar (0)
Memuat komentar…







