BORNEONEWS, Sukamara – Sejumlah pedagang yang saat ini masih menempati pasar sementara berharap kepada dinas terkait agar secepatnya menempatkan para pedagang ke bangunan baru atau pasar Inpres dan meresmikannya, mengingat bangunan telah lama rampung.
Faat, seorang pedagang mengatakan, hingga saat ini pihaknnya masih belum mendapat kepastian dari dinas terkait mengenai kapan bangunan tersebut bisa ditempati.
“Kita belum tahu kapan akan pindah ke bangunan baru karena pihak dinas belum memberi kabar,” kata Faat, Minggu (7/8/2016).
Ia dan pedagang lainnya akan tetap berjualan seperti biasa di pasar sementara yang telah disediakan pemerintah, hingga pihaknya pihaknya diizinkan untuk pindah kebangunan baru.
“Harapan kita secepatnya pindah ke bangunan baru biar bisa berbenah, karena pembagian kios sudah dilakukan,” tuturnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptambeen) Sukamara, Harapan Wahai mengtakan, saat ini pihaknya masih menunggu surah hibah dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk pembagian kios akan dilaksanakan sebelum peresmian yang direncanakan bersamaan dengan pembukaan pasar Ramadan nanti.
“Sembari menunggu proses surat hibah dari pemerintah pusat, panitia juga sudah mulai mempersiapkan penetapan para pedagang,” ujar Harapan Wahai
Harapan Wahai menambahkan untuk penetapan pedagang di pasar baru tersebut akan lakukan pendataan ulang kepada pedagang yang ingin menempati pasar baru. Meskipun dilakukan pendataan ulang pihaknnya mengaku akan tetap mengutamakan pedagang lama yang sebelumnnya menempati pasar inpres.
“Untuk penempatan pasar kami prioritaskan pedagang lama. Namun jika ada kios yang tersisa baru, maka akan diberikan kesempatan kepada pedagang baru yang berminat,” ucap Wahai. (MG-13/m)








