JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Dharma Pongrekun, menekankan pentingnya menjaga adab selama masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dia mengajak seluruh masyarakat agar menciptakan suasana yang nyaman dan damai dalam proses pemilihan ini, dengan tetap berpegang pada nilai kesatuan, keharmonisan, serta adab yang tinggi. Dharma mengatakan, jika semua pihak berkomitmen untuk mengedepankan adab, proses kampanye akan berlangsung dengan baik. Dalam pandangannya, kampanye yang berbasis pada prinsip-prinsip positif dan strategi yang bijaksana tanpa merendahkan pasangan calon atau pendukung lainnya akan berkontribusi pada keamanan dan keindahan kota Jakarta. Lebih jauh, Dharma mengungkapkan bahwa menjaga adab itu sangat penting. Ia menjelaskan, jika seorang kepala daerah tidak memiliki adab, maka masyarakat yang dipimpinnya akan merasakan ketidakadilan. Ia juga menyatakan bahwa pepatah lama menyebutkan, "ikan busuk dari kepala," yang menegaskan bahwa jika pemimpin tidak beradab, rakyatnya pun cenderung akan meniru perilaku tersebut. Oleh karena itu, ia mengajak pasangan calon lainnya untuk bersatu menjaga nilai-nilai adab demi menjadikan Jakarta sebagai kota yang berperadaban dan mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas lokal. Di sisi lain, Dharma juga menyebutkan bahwa dirinya bersama Kun Wardhana merasa seperti "kuda hitam" dalam arena politik DKI Jakarta. Meskipun mereka tidak diunggulkan, keduanya tetap optimis dan berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan untuk bertanding dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Dharma menegaskan, "Jack Mania" yang mereka usung adalah simbol untuk menciptakan Jakarta yang aman dan indah berlandaskan adab yang baik. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar saat ini adalah sistem yang tidak adil, yang mengakibatkan perilaku masyarakat juga terpengaruh. Dalam kesempatan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan urutan nomor calon pada Pilkada, di mana pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno urut 3. Penetapan nomor urut ini merupakan hasil dari pengundian yang dilakukan di Kantor KPU DKI Jakarta dan akan digunakan oleh masing-masing pasangan selama masa kampanye hingga pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. ANTARA