BORNEONEWS, Seruyan - Bupati Seruyan Sudarsono meminta pihak Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Pembuang untuk bisa segera melakukan ujicoba bagian trestle pelabuhan sepanjang 1.430 meter dengan penyandaran kapal yang memiliki kemampuan bermuatan besar.
“Harus dilakukan penyandaran kapal yang mempunyai muatan besar. Dimana dalam uji coba kapal diharapkan dapat dilakukan dari dua arah sisi masing-masing trestle pelabuhan dengan menyesuaikan arah gelombang laut,” kata Sudarsono saat meninjau pelabuhan Segintung, Sabtu (6/8/2016).
Karena menurut bupati, pemerintah daerah oleh pihak Kementerian Perhubungan kembali menetapkan target baru mereka dimana tahun 2018 mendatang pelabuhan Segintung ini sudah harus bisa operasional.
“Itu target kementerian disana di Jakarta. Kita dari pemerintah daerah, harus kembali mempersiapkan rencana pengoperasionalan. Salah satunya dengan melakukan ujicoba bersandarnya kapal,” ujarnya.
Sudarsono menyampaikan, untuk sarana prasarana yang berada dilokasi pelabuhan, masih dibutuhkan (perlu) dibangun beberapa fasilitas penunjang lainnya. Seperti bangunan terminal penumpang, sarana penyediaan air bersih yang termasuk pada fasilitas penunjang sisi darat pelabuhan, serta fasilitas lain yang dibutuhkan untuk kelancaran operasional.
“Saat ini yang sudah selesai dibangun diantaranya trestle yang mengarah ketengah laut sepanjang 1.430 meter, kantor pelabuhan, terminal untuk peti kemas ditambah pembangunan akses jalan menuju dan keluar pelabuhan kurang lebih sepanjang 20 kilometer. Namun untuk kondisi akses jalan darat ini, masih dibutuhkan peningkatan kualitas,” ungkapnya.
Sementara dari pihak KSOP Kuala Pembuang menyampaikan, sebelumnya pihaknya juga sudah beberapa kali melakukan percobaan penyadaran kapal pada pelabuhan Segintung. Dimana hasilnya menunjukan tidak ada hambatan atau kendala saat kapal ingin bersandar.
“Sudah pernah kita coba beberapa kali dengan penyadaran kapal dilokasi pelabuhan ini,” kata Abdullah dari KSOP Kuala Pembuang. )PARNEN/m)








