**Borneonews - Kuala Lumpur**, Sebanyak 100 stan yang menampilkan produk dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kreatif dalam Pameran Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) di Kuala Lumpur berfungsi sebagai jembatan antara wanita pengusaha Indonesia dan Malaysia untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Hendra Purnama Iskandar, Koordinator Fungsi Bidang Ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, menjelaskan bahwa mayoritas stan di pameran tersebut diisi oleh anggota Iwapi yang juga bekerja sama dengan mitra-mitra lokal dari Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, Hendra berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebelum pelaksanaan rapat kerja nasional organisasi wanita pengusaha yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.
Menurut Hendra, para pengusaha perempuan dari Indonesia memiliki kesempatan untuk menampilkan beragam produk dan jasa yang mereka tawarkan. Di samping itu, mereka berharap kegiatan ini akan dilanjutkan dengan sesi pencocokan bisnis agar para pengusaha Indonesia bisa memasuki pasar Malaysia dengan lebih mudah. Berbagai produk unggulan yang ditampilkan termasuk *modest fashion*, aksesoris, dan ragam wastra khas.
Hendra juga menambahkan bahwa pameran ini memberikan kesempatan bagi kedua negara untuk menunjukkan kekayaan kain tradisional mereka tanpa saling mengklaim. "Malaysia memiliki kain tradisionalnya sendiri, begitu pula Indonesia. Ini adalah kesempatan untuk memperlihatkan keunikan masing-masing," ujarnya.
Ia mengungkapkan keyakinan bahwa terdapat potensi besar untuk memperluas pasar di Malaysia, mengingat banyak kesamaan dan kedekatan antara kedua negara yang bersaudara. Hendra menekankan pentingnya kerja sama antara pengusaha dari Indonesia dan Malaysia agar dapat membuahkan hasil yang signifikan. "Jika kita bergerak, meyakinkan, dan mendukung satu sama lain, hasilnya pasti akan terlihat," tandasnya.
Pembukaan pameran dan sesi pencocokan bisnis tersebut dilakukan oleh Ibu Kiki Hermono, istri Duta Besar RI untuk Malaysia, yang menghadirkan sekitar 1.200 peserta dari organisasi dan tamu undangan. Kiki menyampaikan bahwa sebagai organisasi wanita pengusaha terbesar, Iwapi telah mengambil langkah maju untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan kesejahteraan perempuan.
Program-program yang dijalankan Iwapi, menurutnya, terbukti berhasil dalam mendorong usaha kaum perempuan. Hal ini telah menyebabkan semakin banyak UMKM yang dikelola oleh perempuan dapat tumbuh dan berkembang, sehingga berkontribusi positif terhadap perekonomian bangsa. "Saya berharap pameran ini dapat membuka peluang pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan kerja sama dengan para pelaku usaha di Malaysia, sehingga perempuan pengusaha Indonesia bisa semakin berdaya dan sukses," tambahnya.
Selain dihadiri oleh sekitar 1.200 anggota, acara pembukaan pameran ini juga menyaksikan kehadiran pendiri Iwapi Dewi Motik Pramono, Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi, serta sejumlah perwakilan wanita pengusaha dari Malaysia.
ANTARA
Pameran Iwapi di Kuala Lumpur, Dorong Kerja Sama Pengusaha Perempuan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







