JAKARTA –
**Borneonews - Kuningan, Jawa Barat**, Korlantas Polri mengadakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan sebanyak 2.050 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Karamat Wangi, Kuningan, dalam rangka memperingati HUT Ke-69 Lalu Lintas Bhayangkara. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, menyatakan, "Di desa Karamat Wangi, kami melaksanakan bakti sosial. Kegiatan ini juga mencakup bakti kesehatan, di antaranya donor darah, pemeriksaan kesehatan umum, serta pemeriksaan kesehatan gigi. Semua ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk merayakan HUT Ke-69." Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin secara simbolis oleh Irjen Aan, yang menyerahkan paket sembako dan bantuan kursi roda kepada warga. Ia juga terlibat langsung dalam mendistribusikan sembako ke rumah-rumah penduduk, serta memberikan ambulan kepada Kepala Desa Karamat Wangi. Bagi Irjen Aan, Kabupaten Kuningan memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan kampung halamannya. "Setelah 35 tahun berkiprah di luar daerah, meskipun saya selalu kembali setiap tahun, namun kesempatan seperti ini mengingatkan saya akan kenangan masa kecil," ujarnya. Ia berharap bahwa kegiatan bakti sosial ini bisa memperkuat koneksi emosional antara polisi dan masyarakat. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersahabat. Dalam acara tersebut, juga diadakan pesta rakyat yang menyajikan berbagai makanan gratis dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap usaha kecil di wilayah tersebut. Sebelumnya, program pembagian sembako telah dilaksanakan di lima lokasi berbeda, termasuk Wisma Sahabat Baru dan Jembatan Lima di Jakarta Barat, Kampung Pemulung di Jakarta Utara, serta di Terminal Pasar Parung dan Pasar Dramaga di Bogor, dengan total keseluruhan mencapai 5.000 paket sembako yang disalurkan. Bertemakan "Polantas Presisi Hadir untuk Indonesia Maju," bakti sosial ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada beragam kelompok masyarakat, termasuk pengemudi ojek daring, panti asuhan, panti jompo, buruh tani, sopir angkot, penarik becak, pemulung, serta petugas kebersihan. Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas lain, seperti dukungan untuk tempat ibadah, distribusi air bersih, anjangsana, bakti kesehatan, doa bersama, pencucian pataka, serta lomba mural, penulisan naskah, puisi, dan *fun run*. "Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan memperkuat hubungan antara Polri dan warga," terang Irjen Aan. Lebih lanjut, Korlantas Polri mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan momen HUT Ke-69 Lalu Lintas Bhayangkara sebagai pengingat akan pentingnya ketertiban dalam berlalu lintas. ANTARA