MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan pentingnya sensus ekonomi sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan oleh pemerintah daerah. Hal ini mencakup pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi. Jufri menjelaskan bahwa sensus ekonomi berfungsi untuk mendata unit usaha di suatu wilayah, yang sangat penting untuk memahami data dasar tentang usaha yang ada. Informasi ini akan membantu dalam mengidentifikasi skala, sektor, dan jenis usaha yang berjalan. "Kita perlu memahami karakteristik usaha, misalnya seperti usaha *franchise*, skala *e-commerce*, dan juga *multi-level marketing* (MLM), termasuk usaha *online* yang pernah menjadi sorotan, seperti judi *online*," paparnya saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) mengenai sensus ekonomi tahun 2026. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Makassar. Lebih lanjut, Jufri menyatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dapat membawa dampak negatif jika dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, sensus ekonomi perlu dilakukan untuk memetakan kondisi yang ada dan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan kebijakan. Melalui FGD tersebut, Jufri berharap peserta dapat memperluas wawasan dan pandangan mereka mengenai betapa pentingnya pelaksanaan sensus ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi bekal kepada para peserta untuk berbagi informasi dan pengalaman di kesempatan lainnya. Dalam acara tersebut juga hadir beberapa tokoh penting, antara lain Pelaksana Tugas Kepala BPS Regional, Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, serta Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Muhammad Edy Mahmud. ANTARA