JAKARTA –
**Borneonews - Sumbawa**, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas area pesisir serta pulau-pulau kecil melalui pengembangan infrastruktur. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memberikan bantuan berupa dermaga apung kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan wisata hiu paus yang tengah berkembang di kawasan tersebut. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, Victor Gustaaf Manoppo, menjelaskan bahwa selama tahun ini, KKP telah meluncurkan proyek dermaga apung di taman wisata hiu paus yang terletak di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Dermaga ini tidak hanya akan digunakan untuk kegiatan pariwisata, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap laut. Victor juga menyatakan harapannya agar keberadaan dermaga apung tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal. Dengan munculnya akses yang lebih baik, diharapkan sektor pariwisata dapat berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung. Rahmat Hidayat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, menilai bahwa dermaga apung dapat membantu dalam penataan dan pendataan kegiatan wisata yang berlangsung di Desa Labuhan Jambu. Keberadaan dermaga ini juga akan menambah kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung. "Melalui pembangunan dermaga apung ini, proses pemberangkatan wisatawan menuju lokasi hiu paus yang sebelumnya dilakukan dari berbagai penginapan di sepanjang pantai, ke depannya akan terpusat di satu titik, yaitu lokasi dermaga yang telah dibangun oleh KKP," pungkasnya. Fahri Hamzah, seorang tokoh daerah Sumbawa sekaligus inisiator pengembangan kawasan wisata Pantai Gelora, menyatakan bahwa dermaga apung ini memiliki potensi untuk memperkuat kerja sama antar berbagai sektor, yang pada gilirannya dapat memulihkan ekonomi di daerah pesisir. Ia berharap supaya masyarakat setempat dapat memanfaatkan dermaga apung ini dengan baik dan menjaga kelestariannya agar dapat memberikan manfaat jangka panjang. Desa Labuhan Jambu terletak di Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa dan merupakan salah satu dari desa wisata yang telah ditetapkan berdasarkan SK Bupati Sumbawa Nomor 678 Tahun 2017 serta SK Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 050.13-366 Tahun 2019. Selain memperhatikan pembangunan dermaga apung di Desa Labuhan Jambu, KKP juga telah menyalurkan bantuan dermaga apung di 31 lokasi lain yang berada di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sejak tahun 2015 hingga 2023. ANTARA