BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Kotawaringin Barat melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Sutan Sahrir Pangkalan Bun, Sabtu (6/8/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan itu dilakukan polisi untuk membubarkan sejumlah remaja yang sering nongkrong di trotoar jalan tersebut.

"Kami bubarkan karena banyak indikasi dari kegiatan tersebut, selain sering terjadi balapan liar juga perkumpulan remaja di sepanjang trotoar ini dipakai untuk minum-minuman keras," kata petugas lantas di jalan Sutan Sahrir, Sabtu malam.

Ada beberapa kawanan remaja dan pasangan yang dibubarkan paksa dari trotoar jalan tersebut. "Rawan pengrusakan aset pemerintah juga, misal tiang besi trotoar yang sering dirubuhkan," jelasnya.

Kegiatan patroli tersebut, tidak ditemukan kelompok remaja yang membawa senjata tajam dan minum-minuman keras. Mereka hanya diinbau untuk tidak memanfaatkan kondisi malam minggu untuk kegiatan yang negatif.

"Kami hanya membubarkan saja, tidak ada yang dibawa ke kantor," jelasnya.

Sementara itu, di lokasi tidak terlihat petugas patroli Satpol PP Kobar. Pada jam tersebut, hanya ada mobil patroli kepolisian yang mengangkut beberapa anggota polisi dalam menyisir jalan yang sering digunakan remaja untuk atraksi balapan liar pada malam hari.

"Saya sudah membuat agenda dalam satu hari ada dua kali jadwal patroli, mereka (petugas Satpol PP) berkeliling untuk melakukan patroli keamanan," kata Kasatpol PP Kabupaten Kobar, Hasan Basri kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Minggu (7/8/2016) sore ini.

Ia menjelaskan, rute patroli setiap malam sudah terjadwal. Ia memperkirakan, saat patroli dari pihak kepolisian, patroli Satpol PP sedang menyisir sejumlah jalan protokol lainnya.

"Mungkin pas kebetulan jam tersebut patroli sedang di jalan yang lain, setiap malam apalagi malam minggu anggota kami pasti melewati jalur Sutan Sahrir, karena di situ rawan sekali balapan liar," pungkas Hasan. (CECEP HERDI/m)