BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menekankan pentingnya komitmen dari pasangan calon kepala daerah untuk melaksanakan kampanye dengan damai. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni, yang menegaskan bahwa deklarasi damai akan dilakukan pada hari Selasa, dua hari menjelang dimulainya masa kampanye resmi pada Rabu, 25 September 2024. Ummi menjelaskan bahwa setelah rapat pleno untuk menetapkan nomor urut pasangan calon, pihaknya akan melaksanakan deklarasi damai yang melibatkan semua calon dan juga pemangku kepentingan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memulai kampanye dengan cara yang tentram, serta menyampaikan visi dan misi secara damai. Dalam acara yang diselenggarakan di Gedung KPU Jabar, Bandung, Selasa, Ummi menekankan pentingnya dialog dan kolaborasi dalam menjaga ketenteraman selama masa kampanye. Selanjutnya, Ummi memberikan informasi terkait distribusi logistik pemilu yang telah dimulai pada hari Selasa. Dia menyebutkan bahwa surat suara, termasuk yang diperuntukkan bagi pemilih tunanetra, sedang didistribusikan meskipun masih ada beberapa keperluan lain yang sedang dalam tahap persiapan. "Mulai hari ini kami sudah mulai menyalurkan. Untuk surat suara dipersiapkan berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5 persen," ungkapnya. Dalam aspek sumber daya manusia, penetapan petugas penyelenggara pemilu di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilakukan pada 7 November 2024. Kemudian, mereka akan ditempatkan sesuai dengan TPS masing-masing pada tanggal 27 November 2024. Untuk diketahui, setiap TPS akan memiliki sembilan petugas yang terdiri dari tujuh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan dua petugas keamanan. KPU Jabar juga optimis bahwa gelaran Pilkada 2024 akan berjalan sukses berkat koordinasi yang baik serta komunikasi yang konstruktif bersama berbagai pihak, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai lembaga penyelenggara pemilu lainnya. Ummi menambahkan, "Alhamdulillah, kami selalu berkomunikasi dengan Bawaslu dan stakeholder lainnya. Misalnya, ketika menemukan DPT ganda, masalah tersebut dapat langsung ditangani dengan cepat." Rapat pleno untuk pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2024 menghasilkan urutan sebagai berikut: pasangan Acep Adang-Gitalis Dwi Natarina mendapat nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja nomor urut 2, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie nomor urut 3, dan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan nomor urut 4. Dalam hal pemilih, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan oleh KPU Jabar untuk Pilkada 2024 mencapai 35.925.960 dengan total TPS sebanyak 73.862, menandakan persiapan yang mantap untuk menggelar pemilihan umum mendatang. ANTARA