JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Budisatrio Djiwandono telah ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) untuk periode 2024-2028. Penetapan tersebut dilakukan setelah proses pengembalian formulir pencalonan ditutup pada hari Senin, 23 September. Ketua Tim Penjaringan Calon Ketum Perbasi, Setia Dharma Madjid, menginformasikan bahwa dari dua nama yang mengambil formulir pendaftaran untuk posisi Ketua Umum, hanya Budisatrio yang mengembalikan dokumen yang diperlukan. Budisatrio berhasil menyerahkan berkas pendaftarannya pada hari Jumat, 20 September, dengan didampingi oleh 18 perwakilan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi. Pada dokumen yang disampaikan kepada tim penjaringan, terdapat 28 surat dukungan yang berasal dari berbagai Pengprov, yang merupakan syarat penting dalam proses pencalonannya. "Sesuai dengan ketentuan, setelah pengembalian formulir ditutup pada 23 September 2024 pukul 17.00 WIB, kami akan melanjutkan dengan verifikasi semua dokumen hingga tanggal 25 September 2024. Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan keabsahan dari surat dukungan dan dokumen lainnya," urai Setia Dharma dalam keterangan resmi. Di sisi lain, Yos Paguno, calon lain yang sebelumnya mengambil formulir di Kantor Perbasi, tidak mengembalikan dokumen hingga batas waktu yang telah ditentukan. Hal ini menjadikan Budisatrio satu-satunya calon yang memenuhi syarat. Sekretaris Jenderal PP Perbasi, Nirmala Dewi, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan dalam kelancaran proses menuju Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Oktober. "Perbasi memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan membantu kelancaran tahapan menuju Munas," jelas Nirmala. Nirmala juga mengingatkan agar Tim Penjaringan terus bekerja sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. "Kami berharap dapat menciptakan suasana kebersamaan dan bekerja sama demi kemajuan serta prestasi bola basket Indonesia yang lebih baik di masa mendatang," imbuhnya. ANTARA