JAKARTA –
**Borneonews - Mamasa**, Kementerian Sosial (Kemensos) telah meluncurkan program rehabilitasi rumah layak huni bagi warga yang kurang mampu di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Program yang dikenal dengan nama Rumah Sejahtera Terpadu (RST) ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi tempat tinggal bagi mereka yang membutuhkan. Yohanes, seorang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Mamasa, menjelaskan bahwa proses asesmen untuk penerima bantuan ini telah dilakukan sekitar dua bulan yang lalu. Dalam proses tersebut, Ibu Aruan Langi, seorang janda berusia 70 tahun, terpilih sebagai salah satu calon penerima program tersebut. Selain Ibu Aruan, beberapa warga lainnya dari Desa Osango juga diusulkan untuk mendapatkan bantuan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos. Setelah penilaian lebih lanjut, Ibu Aruan Langi ditetapkan sebagai penerima bantuan RST. “Kami melakukan asesmen tambahan untuk memastikan kelayakan calon penerima bantuan ini,” terang Yohanes. Ia menambahkan, pihak Bidang Jamsos telah mengonfirmasi bahwa Ibu Aruan layak menerima dukungan tersebut. Ibu Aruan tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni, yang kemungkinan menjadi alasan utama keputusan dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial untuk memberikan bantuan ini. Menurut Yohanes, rumah yang dihuni Ibu Aruan terbuat dari bahan kayu dengan dinding yang sangat lapuk, atap yang berlubang, serta lantai yang juga sudah tidak layak. "Kondisi ini mungkin menjadi pertimbangan serius bagi Kementerian Sosial dalam memberikan program ini," ujarnya. Dari Desa Osango, tercatat sekitar 60 nama calon penerima manfaat untuk program RST, yang juga mencakup bantuan alat bantu untuk disabilitas dan lansia. Anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi rumah Ibu Aruan Langi senilai Rp20 juta. Yohanes menjelaskan bahwa dana tersebut khusus digunakan untuk pengadaan material bangunan, sementara pembangunan fisik dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Mamasa. "Atas koordinasi kami dengan para tukang yang bekerja di sini, sudah dipastikan bahwa anggaran ini cukup untuk pembelian material. Sementara untuk tenaga kerja, kami mengandalkan swadaya masyarakat," ungkapnya. Pekerjaan pembangunan rumah Ibu Aruan dimulai pada Sabtu, 14 September, dengan target penyelesaian yang segera. Di kawasan Kabupaten Mamasa, terdapat dua penerima bantuan RST, yaitu Ibu Aruan Langi di Kecamatan Mamasa dan satu penerima lainnya di Kecamatan Tanduk Kalua. Pelaksanaan pemberian bantuan RST kepada warga kurang mampu ini merupakan bagian dari program Bakti Sosial Kemensos di daerah tersebut, yang mencakup delapan kegiatan lainnya. Kegiatan tersebut antara lain operasi katarak gratis, bebas pasung, pemberdayaan sosial, bantuan air bersih, serta bantuan sosial lainnya. Dengan adanya program Bakti Sosial Kemensos, diharapkan bisa tidak hanya membantu masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Mamasa, tetapi juga dapat mendorong pemberdayaan masyarakat lokal untuk lebih mandiri dan sejahtera. ANTARA