MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai penerapan program orientasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (*PPPK*) secara daring. Program ini memanfaatkan aplikasi *Massive Open Online Course* (*MOOC*) untuk menyampaikan materi kepada para peserta. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Tengah, Wardihan, menyampaikan bahwa sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Keputusan Lembaga Administrasi Negara Nomor 289 Tahun 2022, setiap PPPK yang baru diangkat wajib mengikuti pelatihan pembekalan atau orientasi. Menurut Wardihan, pelaksana orientasi kali ini adalah sebanyak lebih dari 800 orang PPPK yang telah lulus seleksi untuk tahun 2024. Sebagai persiapan, pihaknya telah mengumpulkan mereka untuk mengikuti sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi *MOOC* sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (*BKN*). Orientasi yang diselenggarakan ini bertujuan untuk membekali calon PPPK dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai, sehingga dapat membangun dan menciptakan ASN yang profesional serta memiliki karakter yang baik. Melalui metode *MOOC* ini, diharapkan PPPK dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab yang akan mereka emban. Kegiatan orientasi direncanakan akan dilaksanakan pada awal bulan Oktober 2024 mendatang. Saat ini, pihak pemerintah daerah masih fokus pada proses sosialisasi penggunaan aplikasi tersebut. Orientasi tersebut biasanya berlangsung selama dua pekan dan mencakup berbagai materi penting. Materi yang akan disampaikan antara lain adalah wawasan kebangsaan, pemahaman mengenai tugas ASN, serta program yang dikenal dengan nama BerAKHLAK, yang merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas kerja para PPPK yang baru. ANTARA