BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung**, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyelenggarakan bazar hasil pertanian lokal sebagai bagian dari peringatan Hari Tani Nasional Tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para petani dalam upaya meningkatkan produksi serta memasarkan hasil pertanian mereka. Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sugito, dalam sambutannya saat membuka acara bazar di Pangkalpinang, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfungsi untuk memotivasi petani agar terus mengembangkan sektor pertanian mereka. Ia menggarisbawahi pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan baik di tingkat nasional maupun daerah. Sugito menambahkan, apa yang dilakukan oleh petani merupakan suatu kontribusi penting terhadap ketahanan pangan nasional. Ketika ketahanan pangan terganggu, hal ini akan berimbas pada kestabilan negara. Ia juga mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyoroti situasi dunia dalam konteks pangan, di mana saat itu ancaman kelangkaan pangan menjadi isu yang sangat serius. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Romdoni, menjelaskan bahwa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, selain bazar pertanian dengan harga yang terjangkau, juga diadakan berbagai kegiatan lain. Kegiatan tersebut antara lain donor darah, penyerahan bantuan pertanian, lomba busana, lomba *gaple*, dan acara ngopi bersama petani. Dijelaskan pula bahwa dalam peringatan tahun ini, para petani mengenakan pakaian seragam ASN, sementara pegawai ASN berpakaian layaknya petani. Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi petani di daerah tersebut. Edi Romdoni juga menyampaikan rasa syukurnya terkait antusiasme pengunjung bazar tani. Banyak masyarakat yang datang untuk membeli berbagai hasil pertanian yang dijual di bawah harga pasar. Keterlibatan pengunjung tidak hanya berasal dari kalangan ASN, tetapi juga masyarakat sekitar yang datang menikmati suasana bazar dan berbelanja produk pertanian lokal. ANTARA