BORNEONEWS, Sampit - Kapal tugboat yang sedang menarik tongkang mengalami insiden perempokan yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Minggu, 22 September 2024 kemarin.
"Kapal Tagboat ini berlayar menarik tongkang dengan bermuatan fame, di tengah perjalanan mereka dihampiri oleh para pelaku," kata Kepala Markas Unit Polairud, Bripka Rizal Azmi, Senin, 24 September 2024.
Dari informasi yang didapat, kapal tagboat berangkat dari Pelabuhan Bagendang Sampit menuju Stagen Kotabaru Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sesampainya di lokasi kejadian (memasuki kawasan perairan wilayah Pulang Pisau), datang lima orang OTK menggunakan kelotok kecil dan membawa senjata.
Kemudian, para perompak tersebut menyerang kapal Tagboat TB Royal 17 TB, milik PT Pancaran Maritim Transportindo. Selanjutnya, menyekap seluruh Anak Buah Kapal (ABK) yang ada di dalam kapal.
Para ABK yang ada di dalam kapal tagboat TB Royal hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak. Mereka juga dikabarkan disekap oleh para perompak dengan diikat menggunakan tapi rapia, serta peralatan kominkasi dirampas oleh pelaku.
--page
Akibat kejadian ini, kapal tersebut mengalami kerugaian yang cikup besar. Barang-barang yang berhasil dirampas oleh perampok di antaranya 21 unit ponsel dan uang tunai sebesar Rp17 juta rupiah. (BUDDI RAHMAT H/Y)









