PALU –
**Borneonews - Palu**, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu yang berlokasi di Sulawesi Tengah, bersama dengan Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Thailand, sedang merintis sebuah kerja sama internasional yang berfokus pada sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman S. Thahir, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen untuk menjalin kemitraan dengan Konsulat RI di Thailand. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan peran Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) dalam skala internasional. Menurutnya, inisiatif ini juga didasari atas permintaan dari Konsulat RI di Songkhla yang mengajak perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan penelitian terkait dengan kemajuan ekonomi di Thailand. Pembahasan terkait kerja sama tersebut terungkap dalam pertemuan antara Deputi Bidang Pendidikan Konsulat Jenderal RI, Muhammad Rizki, dengan Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman S. Thahir. Dalam pertemuan yang berlangsung pada hari Senin, 23 September, di Thailand Selatan, Rektor didampingi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama, Dr. Sahran Raden, serta Dr. Abdul Gafur Marzuki yang menjabat sebagai Kepala Pusat Hubungan Internasional LPPM. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta LPPM diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam melaksanakan penelitian, riset, serta pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional. Prof. Lukman menambahkan bahwa peran UIN Datokarama dalam menghadapi kompetisi global melalui penelitian dan pengabdian masyarakat sangat penting untuk mewujudkan keunggulan institusi pendidikan ini. Ia juga menyatakan bahwa dukungan yang berasal dari Konsulat RI di Thailand merupakan sebuah kesempatan berharga bagi UIN Datokarama. Diharapkan, kolaborasi ini dapat menghasilkan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan inovasi yang pada gilirannya dapat berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat. Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang diperoleh dari kerja sama ini diharapkan dapat menjadi sumbangsih bagi pembangunan daerah di Sulawesi Tengah. Di sisi lain, Deputi Bidang Pendidikan Konsulat Jenderal RI di Songkhla, Muhammad Rizki, menyampaikan bahwa terdapat 14 wilayah yang berada di bawah Konsulat RI di Thailand Selatan. Wilayah-wilayah ini dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan berbagai penelitian dan program pengabdian kepada masyarakat secara internasional. Konsulat RI juga siap untuk memberikan dukungan dan memfasilitasi informasi yang diperlukan terkait dengan kegiatan penelitian, riset, serta pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat terjalin kolaborasi yang produktif antara perguruan tinggi di Indonesia dan Thailand. Saat ini, salah satu isu strategis di daerah Songkhla dan sekitarnya adalah perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Rizki melanjutkan, "Akan sangat bermanfaat untuk mengadakan penelitian mengenai faktor-faktor yang mendorong kemajuan UMKM di Thailand. Selain itu, sektor pariwisata yang berkembang pesat di Thailand juga merupakan area yang menarik untuk diteliti oleh UIN Datokarama, mengingat pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan." ANTARA