JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyatakan bahwa pendidikan dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk mencegah remaja terjerumus dalam narkoba. Dalam acara yang bertajuk "Penyuluhan Pencegahan Anti Narkoba bagi Pelajar se-Provinsi DKI Jakarta" yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Heru menyapa sekitar 5000 siswa-siswi dari berbagai sekolah menengah pertama dan atas. Even ini dilaksanakan pada hari Selasa dan menyasar untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba di kalangan pelajar. Heru menjelaskan bahwa masa remaja adalah saat yang penuh eksplorasi dan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, penyuluhan menjadi sebuah langkah preventif yang sangat penting. Melalui kegiatan semacam ini, para pelajar akan lebih memahami risiko serta dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba. Lebih jauh, Heru mengajak semua sektor untuk berkolaborasi dalam memberikan pencegahan dan mitigasi dampak penyalahgunaan narkoba, terutama di sektor pendidikan. Dia berharap melalui acara ini, anak-anak di Jakarta akan lebih waspada dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang bahaya narkoba. "Kepada anak-anakku, para pelajar yang merupakan kebanggaan kota Jakarta, ingatlah bahwa narkoba tidak hanya akan merusak kesehatan kalian, tetapi juga bisa menghancurkan masa depan yang telah kalian impikan," ungkap Heru dengan nada tegas. Dia juga memberikan pesan penting kepada para siswa untuk berani berbicara jika mereka merasa terancam atau membutuhkan bantuan. Menurutnya, berbicara kepada orang tua, guru, atau teman yang bisa dipercaya adalah langkah yang bijak ketika menghadapi tekanan. Heru optimis bahwa generasi pelajar Jakarta dapat menjadi kelompok yang cerdas dan mampu menolak pengaruh narkoba. "Semoga Tuhan yang Maha Esa memberikan berkah dalam membentuk generasi yang kuat, cerdas, dan berintegritas demi mencapai cita-cita Indonesia yang lebih baik," tutupnya dengan penuh harapan. ANTARA