BORNEONEWS, Palangka Raya - Berkaca dari bencana besar yang melanda di tahun 2015 akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Provinsi Kalimantan Tengah telah menganggarkan dana untuk penanggulangan kejadian serupa di tahun 2016.

Menurut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H Said Ismail kepada Borneo News, sebesar Rp948 juta lebih telah dianggarkan khusus untuk penanggulangan bencana Kebakaran hutan, lahan dan pekarangan.

"Khusus untuk penanggulangan karhutla dananya Rp948.436.000 sudah ada di BPBD. Untuk bencana lain itu dananya lain lagi, yang ini khusus untuk karhutla saja," ucap Habib, Senin (8/8/2016).

Ia mengatakan, untuk bencana lain seperti puting beliung, banjir dan tanah longsor juga sudah disiapkan anggaran Rp500 juta. Selain itu juga ada dana Rp500 juta untuk pengadaan paket logistik.

"Dengan dana ini kita berharap penanggulangan karhutla bisa lebih optimal karena dananya sudah disediakan di depan. Jangan seperti tahun lalu, sampai APBD kita defisit gara-gara dana penanganan karhutla mengambil dari anggaran lain," pungkas Wagub.

Sekadar mengingatkan, bencana karhutla di tahun 2015 memang luar biasa. Seluas 14.843,3 hektar hutan dan lahan Kalteng hangus terbakar. Sedangkan yang dapat dipadamkan hanya 8.015,7 hektar. Efek lainnya juga mengganggu di bidang lainnya seperti kesehatan dengan munculnya banyak penyakit, pendidikan dengan diliburkannya anak-anak sekolah, serta lumpuhnya perekonomian. (TESTI PRISCILLA/m)