JAKARTA –
**Borneonews - Kota Bekasi**, Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja yang bersifat khusus untuk meninjau lokasi penemuan tujuh jasad di Kali Bekasi, yang terletak di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kunjungan ini berlangsung pada hari Selasa. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memahami lebih dalam mengenai kejadian yang sebenarnya terjadi. Ia menegaskan, "Hari ini, kami melakukan kunjungan spesifik untuk mendapatkan informasi yang akurat terkait dengan insiden ini." Lokasi penemuan jasad berdekatan dengan Masjid Al Ikhlas dan Perumahan Pondok Gede Permai tersebut telah menjadi sorotan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Habiburokhman menegaskan pentingnya penyelidikan yang transparan guna mengetahui latar belakang dan kronologi kejadian, sehingga tidak muncul asumsi atau tuduhan yang tidak berdasar di masyarakat. Dalam kunjungan ini, Habiburokhman didampingi oleh anggota Komisi III DPR RI lainnya, termasuk Arteria Dahlan, Nazaruddin Dek Gam, Heru Widodo, Muhammad Rahul, dan Wayan Sudirta. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, juga hadir untuk mendampingi rombongan tersebut. Sebelumnya, pada hari Minggu, 22 September, warga setempat menemukan tujuh mayat yang mengambang di Kali Bekasi. Penemuan tersebut berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB dan dilaporkan kepada pihak berwajib pada pukul 07.00 WIB. Polisi menduga bahwa penemuan tersebut terkait dengan konflik tawuran antar kelompok. Saat kejadian, petugas sedang melaksanakan patroli untuk mencegah terjadinya tawuran di wilayah tersebut. Sejauh ini, aparat kepolisian telah berhasil menangkap 15 orang yang diduga terlibat dalam insiden ini, di mana tiga di antaranya ditemukan membawa senjata tajam. Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap fakta di balik kejadian tragis ini. ANTARA