BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Membaiknya kondisi cuaca dan gelombang laut dalam beberapa hari terakhir di wilayah perairan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, membawa berkah bagi warga pesisir Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir.
Para nelayan setempat, baik pria maupun wanita, memanfaatkan kondisi ini untuk mencari udang rebon di sekitar pesisir pantai dengan menggunakan alat tangkap sederhana yang disebut "sungkur."
Musim udang rebon ini menjadi berkah tersendiri bagi para nelayan. Udang kecil yang ditangkap di perairan dangkal ini nantinya akan diolah menjadi bahan utama pembuatan terasi, produk yang sangat dikenal dari wilayah tersebut.
Desa Sungai Undang sendiri memang sudah lama dikenal sebagai sentra penghasil produk perikanan, termasuk ikan, udang, kepiting, kerang, serta berbagai produk olahan lainnya.
Salah seorang warga, Aliyas, mengungkapkan bahwa cuaca bersahabat ini menjadi waktu yang tepat untuk menjaring udang rebon. Namun, kegiatan ini bukan tanpa risiko.
“Kami berjalan mengitari perairan dangkal menggunakan sungkur untuk menjaring udang, tapi kadang merasa was-was karena khawatir terinjak ular birang yang sering ditemui di pesisir,” ujarnya, Selasa, 24 September 2024.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para nelayan kecil seperti dirinya dan warga lainnya
"Kami berharap bisa mendapatkan bantuan klotok kecil, agar tidak perlu lagi berjalan kaki di pesisir pantai karena risikonya cukup besar," harap Aliyas.
Harapan ini juga di utarakan warga lain yang sama-sama, mencari penghidupan dengan menggunakan alat sederhana menjaring udang rebon di kawasan pesisir setempat. (FAHRUL/H)









