**Borneonews - Majalengka**, Pemerintah Kabupaten Majalengka, yang terletak di Jawa Barat, baru saja menyelenggarakan sebuah bursa kerja yang menawarkan sebanyak 4.718 lowongan pekerjaan dari 30 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dan sekitarnya.
Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menjelaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan *job fair* ini adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran di daerahnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK), yang terletak di kawasan Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Majalengka.
Dalam acara ini, para pencari kerja diberikan kesempatan untuk melamar posisi yang sesuai dengan minat dan keterampilan yang mereka miliki, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri. Dedi juga menyoroti bahwa kebutuhan akan tenaga kerja di Majalengka masih sangat tinggi, dengan rasio pencari kerja mencapai satu banding tiga. Menariknya, beberapa perusahaan telah berkomitmen untuk menambah jumlah lowongan hingga akhir Desember 2024.
Meskipun jumlah lowongan yang direncanakan sebanyak 4.718, Dedi menegaskan bahwa minat dari para pencari kerja yang hadir cukup tinggi. Dia menambahkan bahwa bursa kerja serupa akan kembali diadakan di masa mendatang. Menurutnya, acara ini merupakan platform yang efektif untuk menghubungkan calonnya tenaga kerja dengan perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dedi juga mengajak masyarakat setempat untuk segera melamar pada lowongan yang tersedia, guna memastikan bahwa tenaga kerja di Majalengka dapat diisi oleh penduduk lokal. Dia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan pihak swasta dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi tenaga kerja yang ada di daerah ini.
Sebagai langkah lebih lanjut, Pemkab Majalengka saat ini tengah meluncurkan program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas calon tenaga kerja. Dalam program ini, terdapat 550 peserta yang mendapatkan pelatihan dalam bidang menjahit atau tata busana. Dedi mengungkapkan bahwa sekitar 200 dari 550 peserta yang dilatih telah direkrut oleh tiga perusahaan yang berbasis di Majalengka, sementara 350 orang lainnya diarahkan untuk memulai usaha mereka sendiri.
Program pelatihan ini direncanakan berlangsung selama enam hari, dan akan disesuaikan dengan kebutuhan industri di kemudian hari, termasuk pelatihan di bidang tata boga dan perbengkelan. Dedi menambahkan bahwa peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan ini akan memiliki peluang langsung untuk dipekerjakan di sektor industri.
Dengan berbagai inisiatif yang sedang digencarkan, pemkab berharap angka pengangguran di Majalengka akan terus menurun. Saat ini, BLK Cakraningrat telah dilengkapi dengan enam ruang kelas, dan akan ada rencana untuk menambah dua ruang kelas lagi ke depannya. Fasilitas tersebut akan difungsikan untuk pelatihan dan penyaluran tenaga kerja di wilayah Majalengka.
ANTARA
Bursa Kerja Pemkab Majalengka Sediakan 4.718 Lowongan Kerja
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







