BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menekankan pentingnya sebuah deklarasi damai yang melibatkan seluruh pasangan calon gubernur dalam rangka memastikan Pilkada serentak 2024 di wilayah tersebut dapat berlangsung dengan ketertiban dan kualitas yang baik. Dalam sambutannya di acara deklarasi yang diadakan di kawasan Laswi, Bandung, Bey menyatakan bahwa inisiatif tersebut bukan hanya sebagai langkah awal yang positif, tetapi juga berfungsi untuk menjaga agar pelaksanaan Pilkada berjalan secara tertib dan berkualitas. Ia menggarisbawahi bahwa pemilihan kepala daerah harus menjadi sebuah perayaan demokrasi bagi masyarakat Jawa Barat. "Pemilihan kepala daerah harus menjadi sebuah pesta demokrasi yang menjunjung tinggi rasa hormat dan etika politik. Dengan dekralasi ini, kami berharap semua pihak berkomitmen untuk menjaga ketenangan dan saling menghormati," ujarnya. Bey juga mengingatkan kepada tim kampanye bahwa deklarasi damai tersebut seharusnya lebih dari sekadar seremoni. Ia berharap bahwa ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi pelaksanaan pemilihan yang damai, sportif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. "Diharapkan semua tim kampanye dapat mematuhi berbagai peraturan yang ada, termasuk aturan lalu lintas. Jika aturan dipatuhi, dan masyarakat merasakan suasana aman dan nyaman saat kampanye, maka hal ini akan berdampak positif pada tim kampanye dan pasangan calon yang mereka dukung," tambahnya. Dia juga memberi pesan kepada calon terpilih agar dapat mengelola pemerintahan dengan baik, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh Jawa Barat. "Kunci kesuksesan Jawa Barat sebagai provinsi termaju adalah kebersamaan. Melalui kebersamaan ini, kita berhasil meraih prestasi pada PON XXI. Saya berharap semua pihak dapat menjadikan Pilkada ini sebagai momentum yang menggembirakan dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Jawa Barat," pungkasnya. Dalam acara deklarasi damai tersebut, semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mengikrarkan komitmen mereka untuk melaksanakan kampanye 2024 dengan penuh kedamaian. Mereka sepakat untuk tidak menyebarkan berita bohong, tidak melakukan politisasi berdasarkan SARA, tidak terlibat dalam politik uang, dan menghindari penyebaran ujaran kebencian. Setelah pembacaan deklarasi, keempat pasangan calon yang meliputi Acep Adang Ruchiat-Gitalis Dwi Natarina, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, dan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan menandatangani naskah deklarasi damai. Mereka didampingi oleh Ketua KPU Jawa Barat, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jawa Barat, Kepala BIN Daerah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, serta Pj Gubernur Jawa Barat. Sebagai aksi simbolis penegasan dari deklarasi tersebut, semua peserta menabuh kentongan bambu, alat musik tradisional Jawa Barat. Acara ditutup dengan orasi pernyataan tentang pemilu damai dari masing-masing calon. ANTARA