**Borneonews - Jakarta**, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Irlandia, Micheál Martin, baru-baru ini menegaskan hubungan bilateral antara kedua negara melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). MoU ini bertujuan untuk membentuk mekanisme konsultasi bilateral antara Indonesia dan Irlandia.
Penandatanganan MoU berlangsung di sela-sela acara Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ke-79 di New York pada tanggal 23 September, sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan mekanisme politik di antara kedua negara dalam membahas kerjasama bilateral serta isu-isu internasional yang menjadi kepentingan bersama.
Usai penandatanganan, kedua menteri melakukan pertemuan bilateral yang membahas berbagai isu penting, di antaranya adalah situasi di Palestina. Retno Marsudi mengungkapkan, "Indonesia menghargai dukungan dan pengakuan Irlandia terhadap Palestina, dan kami akan terus mendorong negara-negara lain untuk mengakui Palestina serta memperjuangkan hak-haknya."
Micheál Martin pun menegaskan kembali hak-hak rakyat Palestina untuk hidup dalam damai dan menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan sembari menolak adanya standar ganda terhadap Palestina. Pada tanggal 28 Mei, Irlandia secara resmi mengakui negara Palestina, bersamaan dengan Norwegia dan Spanyol, sementara Slovenia menjadi negara Eropa terbaru yang melakukan pengakuan pada tanggal 4 Juli.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk meningkatkan kerjasama ekonomi, yang menunjukkan pertumbuhan positif. Meskipun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Irlandia telah terjalin selama empat dekade sejak tahun 1984, Retno Marsudi menyatakan optimisme bahwa momentum ini akan semakin memperkuat ikatan antara kedua negara.
Saat ini, perwakilan negara-negara anggota PBB sedang berkumpul di New York untuk mengikuti Pekan Tingkat Tinggi dari Sidang Umum PBB yang ke-79.
ANTARA
Indonesia dan Irlandia Perkuat Hubungan Lewat MoU Bilateral
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Komentar (0)
Memuat komentar…







