BORNEONEWS, Seruyan - Sebagian warga Kuala Pembuang mengaku cukup resah dengan terjadinya beberapa kali aksi pencopetan barang dan milik warga pengunjung yang menyambangi lokasi arena Seruyan Expo di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang. 

Pasalnya ada warga yang mengaku kehilangan, baik uang ataupun barang berupa perhiasan emas yang dikenakan di badan saat menonton acara hiburan yang digelar Pemkab Seruyan selama pelaksanaan Seruyan Expo.

Seperti yang dialami Mama Icha, warga Desa Sungai Undang Kual Pembuang, mengaku perhiasan emas berupa kalung seberat dua gram milik anak perempuannya yang masih kecil tiba-tiba raib saat mengunjungi lokasi Seruyan Expo malam hari.

"Kalau kalung itu jatuh atau putus, tidak mungkin. Soalnya sudah dikenakan anak saya kurang lebih dua tahun. Kemungkinan ada yang nyopet diam-diam saat lengah," kata Mama Icha, di Kuala Pembuang, Senin (8/8/2016).

Korban lainnya, juga diungkapkan Rahimi, 19, Jalan Ais Nasution Kuala Pembuang. Dia mengaku dompet uang yang dibawanya sempat ada yang mau mengambil saat berjalan-jalan dikerumunan warga pengujung lainnya.

"Kejadiannya sekitar dua malam yang lalu saat nonton di lapangan. Sebelum dompet saya mau diambil diam-diam, kepergok sama saya dan orangnya langsung lari," ujarnya.

Sementara ada korban lain yang ramai dibicarakan oleh kalangan ibu rumah tangga, yang menyampaikan ada warga yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp2 juta saat dibawa nonton ke Seruyan Expo.

"Ya bagi warga yang datang harus hati-hati terhadap  uang dan barang yang sengaja dibawa. Terlebih lokasi acara saat malam hari ramai dipadati pengunjung. Bahkan ada yang ramai sampai berjejalan lantaran ada badan jalan yang kecil tempat para pedagang kaki lima berjualan saat malam harinya," tanggap Warni, ibu rumah tangga asal Desa Persil Raya.  (PARNEN/m)