JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) telah meluncurkan Program Associate Product Manager (APM) Bootcamp sebagai inisiatif untuk melatih sumber daya manusia di bidang teknologi digital di Indonesia. Vikrama Dhiman, Senior Vice President Produk Gojek sekaligus Champion Program APM Bootcamp GoTo, mengungkapkan bahwa sektor teknologi merupakan salah satu penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk berpartisipasi dalam transformasi industri ini agar dapat berkontribusi lebih dalam pengembangan teknologi. “Utilisasi teknologi adalah strategi yang efisien untuk menciptakan dampak sosial yang positif. Oleh karena itu, kami meluncurkan GoTo APM Bootcamp,” kata Vikrama dalam keterangannya di Jakarta pada hari Selasa lalu. Bootcamp ini akan berlangsung selama 18 bulan dan dirancang untuk mencakup berbagai program pelatihan yang intensif, pembinaan berkualitas, serta pendampingan terus-menerus bagi peserta. Tujuannya adalah untuk menjadikan mereka sebagai Product Manager full-time di Goto. Peserta program ini akan berkolaborasi dengan berbagai tim dari seluruh divisi untuk mengembangkan berbagai inisiatif produk yang mencakup layanan transportasi, pengiriman makanan, serta logistik. Beragam disiplin ilmu yang akan dijelajahi meliputi pengembangan produk, desain antar muka pengguna dan pengalaman pengguna (*user interface/user experience*), penelitian, rekayasa, serta analisis data. Vikrama menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang mencakup inovasi, pemikiran strategis, pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, serta keterampilan manajemen proyek yang penting bagi industri. Sebanyak 10 peserta yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi karyawan penuh waktu di Gojek dalam unit layanan on-demand GoTo. “Saya berharap GoTo APM Bootcamp ini mampu menginspirasi para pemimpin masa depan dalam sektor teknologi untuk menciptakan produk-produk yang inovatif bagi Indonesia dan terus berjuang demi kemajuan bangsa,” tambahnya. Sebuah penelitian dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi & Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI) menunjukkan bahwa antara tahun 2018 hingga 2023, keberadaan GoTo berkontribusi pada peningkatan jumlah pekerja terampil dalam bidang digital, yang meningkat antara 2,2 persen hingga 3,1 persen di tingkat kota dan kabupaten. Di luar wilayah Jawa dan Bali, kontribusi GoTo bahkan lebih signifikan, dengan peningkatan jumlah talenta digital yang berkisar antara 3,3 persen hingga 4,25 persen pada periode yang sama. ANTARA