PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam kunjungannya ke Pasar Mawar di Pontianak, Kalimantan Barat, menyampaikan salam perpisahan dan permohonan maaf kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa penyesalan atas berbagai kesalahan dan kekurangan yang mungkin terjadi selama masa kepemimpinannya yang berlangsung selama sepuluh tahun. "Saya ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Selama saya menjabat, ada kesalahan, kekhilafan, dan kekurangan. Mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar Presiden Jokowi saat berinteraksi dengan para pedagang di pasar tersebut. Kunjungan kerja Presiden ke Kalimantan Barat pada hari Selasa ini bertujuan untuk meresmikan Smelter Bauksit yang dimiliki oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di Kabupaten Mempawah. Sebelum menghadiri acara resmi, Presiden meluangkan waktu untuk mengunjungi Pasar Mawar pada pukul 07.30 WIB, didampingi oleh Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harison, serta sejumlah pejabat dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi tidak hanya menyapa para pedagang, tetapi juga berdialog dengan mereka mengenai harga-harga barang di pasar. Dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan, beliau terlibat dalam diskusi mengenai harga bawang merah dan cabai yang dilaporkan mengalami penurunan. Di tengah interaksinya, Presiden juga membagikan kaos serta uang bantuan kepada masyarakat setempat, yang menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi para pedagang. Keberadaan Presiden Jokowi di Pasar Mawar disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat, yang merasa beruntung dapat bertemu langsung dengan pemimpin mereka. "Saya sangat senang dengan kepemimpinan Pak Jokowi. Kami sebagai pedagang merasa bahagia dengan kedatangan beliau," kata Mamat, seorang pedagang setempat, saat diwawancarai. Suara yang sama disampaikan oleh Valentinus, pedagang lainnya, yang mengatakan bahwa kedatangan presiden merupakan sebuah kehormatan bagi mereka. Valentinus menambahkan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi karena telah membangun Kalimantan Barat. Kami dapat melihat hasil pembangunan yang jelas, seperti bandara dan pelabuhan yang memudahkan akses." Di penghujung kunjungan, para pedagang berharap agar pemimpin yang akan datang dapat melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan dan menjaga stabilitas harga barang di pasar. Harapan tersebut mencerminkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan perbaikan harga serta kemudahan dalam pemasaran produk mereka. ANTARA