MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan apresiasi terhadap Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar atas perannya dalam mencetak wirausahawan melalui program *Wirausaha Merdeka* (WMK). Selama tiga tahun berturut-turut, Unismuh telah dipercaya untuk melaksanakan program ini, yang bertujuan untuk pengembangan pembelajaran kewirausahaan. Program tersebut diharapkan dapat mengasah jiwa kewirausahaan, memberikan pengalaman langsung, serta meningkatkan daya kerja mahasiswa. Ketua Tim Power WMK dari Kemendikbudristek, Dr. Nila Tristiarini, mengungkapkan di acara pembukaan WMK yang diadakan di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar bahwa institusi ini telah berhasil melahirkan ribuan wirausahawan muda melalui inisiatif tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kemendikbudristek sangat memahami permasalahan banyaknya alumni yang menganggur, sehingga program WMK ini dihadirkan sebagai salah satu solusi untuk menciptakan pengusaha baru. Sejak menjadi penyelenggara program WMK selama tiga tahun terakhir, Unismuh Makassar telah berkontribusi signifikan terhadap pencapaian visi pemerintah. Pada tahun 2022, Unismuh berhasil membina 1.006 mahasiswa dalam program WMK, diikuti 550 peserta pada 2023, dan 597 peserta pada tahun 2024. Dengan demikian, pada akhir program WMK tahun 2024, Unismuh diperkirakan akan mencetak sebanyak 2.153 calon pengusaha baru. Nila menjelaskan bahwa program WMK terdiri dari tiga fase. Fase pertama adalah *Pre-Immersion*, di mana peserta akan dilatih untuk meningkatkan kompetensi mereka, termasuk mengubah pola pikir serta keterampilan kewirausahaan. Fase kedua, yaitu *Immersion*, melibatkan mahasiswa untuk belajar langsung di Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menjadi mitra. Dalam fase ini, mereka akan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai proses bisnis serta menyusun prototipe usaha. Fase terakhir, *Post-Immersion*, menuntut mahasiswa untuk memvalidasi rencana bisnis mereka langsung di pasar dan berinteraksi dengan calon pelanggan. Ketiga tahapan ini direncanakan berlangsung hingga Desember 2024. Nila juga berharap agar pembinaan terhadap ratusan peserta WMK tahun ini dilakukan dengan masif agar mereka mendapatkan pengalaman yang praktis. Ia menambahkan bahwa Unismuh Makassar memperoleh jumlah peserta terbanyak dari 38 perguruan tinggi yang menjalankan program WMK. Dengan jumlah 597 peserta calon wirausaha muda, Nila menekankan pentingnya pengalaman praktis yang diberikan, bukan hanya sekadar teori. ANTARA