**Borneonews - Gorontalo**, Plafon sekolah *Pendidikan Anak Usia Dini* (PAUD) Menara Ilmu yang terletak di Limboto, Kabupaten Gorontalo, ambruk akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Gempa ini terjadi pada hari Selasa, pukul 03.51 WITA, dan dirasakan di berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Kepala PAUD Menara Ilmu, Dewi Ishak, mengungkapkan bahwa kerusakan terjadi ketika pihak sekolah baru saja tiba di lokasi untuk memulai aktivitas belajar mengajar. "Tadi pagi kami melihat kerusakan ini karena pascagempa, jadi kami datang pagi-pagi seperti biasa untuk aktivitas sekolah," ujarnya.
Ambruknya plafon tersebut menimpa kurang lebih sepertiga bagian yang terbuat dari bahan gipsum. Akibatnya, beberapa peralatan belajar serta karya anak didik juga mengalami kerusakan. Dewi menambahkan bahwa saat kejadian, tidak ada satu pun orang yang berada di dalam ruangan, mengingat gempa terjadi pada malam hari.
Untuk sementara waktu, Dewi dan tim pengajar memutuskan untuk memindahkan proses belajar ke aula sekolah. Hal ini dilakukan guna membersihkan material yang jatuh akibat ambruknya plafon tersebut selama hari itu.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencatat kejadian gempa bumi dengan skala awal 6,4, yang kemudian dikoreksi menjadi 6,1. Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, menjelaskan bahwa fenomena ini termasuk dalam kategori gempa menengah yang disebabkan oleh aktivitas deformasi pada lempeng Sangihe.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, lokasi gempa tercatat berada di laut, sekitar 77 kilometer ke arah barat daya Gorontalo, pada kedalaman 132 kilometer. Hal ini menunjukkan bahwa dampak dari gempa tersebut dapat dirasakan cukup luas oleh masyarakat di sekitarnya.
ANTARA
Plafon Sekolah PAUD di Gorontalo Ambruk Akibat Gempa 6,1 Magnitudo
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







